KUTACANE ( Berita ): Maraknya janji-janji mendapatkan pekerjaan (proyek) di Dinas Pengairan Pemkab Aceh Tenggara (Agara), dengan menyetorkan sejumlah uang telah meresahkan pengusaha Kutacane.
Salah seorang sumber yang juga wakil ketua FKPPI Aceh Tenggara yang ditemui wartawan mengaku, pada tahun 2013 dirinya mengerjakan pekerjaan di Dinas Pengairan Agara, namun harus membuang 10 persen dari pagu pekerjaan untuk panitia."Saya merasa heran kenapa harus dipotong sepuluh persen, sementara pemenang tender yang lain paling besar dibuang tiga persen kok bisa menang. Kemudian saya menemui Kadis Pengairan Ir M Husin MM, mempertanyakan hal itu, namun dengan lantang dia mengatakan bisa ditarik sisa tender yang dibuang tapi dengan catatan harus membayar Rp 30 juta saja," kata sumber.
Atas permintaan Kadis Pengairan, menurut sumber, dirinya membayar Rp 30 juta dengan perjanjian mendapat pekerjaan di bulan Desember 2013. "Tetapi pekerjaan yang dijanjikan sampai saat ini belum terealisasi," sebutnya sembari menunjukkan bukti kwitansi yang bermaterai. Kata sumber, dalam waktu dekat ini dia akan membuat pengaduan aparat penegak hukum langsung ke pusat, bukan di Kutacane.
Sementara Kadis Pengairan Agara dihubungi Sabtu [12/07] melalui Hp. mengatakan masih dalam proses tender.

Anda sedang membaca artikel tentang
Kadis Pengairan Agara Diduga Minta Uang Janjikan Pekerjaan
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/07/kadis-pengairan-agara-diduga-minta-uang.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kadis Pengairan Agara Diduga Minta Uang Janjikan Pekerjaan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kadis Pengairan Agara Diduga Minta Uang Janjikan Pekerjaan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar