Jakarta ( Berita ) : Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama di Indonesia berdoa bagi terciptanya perdamaian di Palestina. "Saya berharap kepada segenap umat beragama untuk terus berdoa supaya segera tercipta perdamaian di sana, sehingga kehidupan bisa kembali normal," kata Menag dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu [12/07].Khusus bagi umat Islam yang sedang menjalani puasa di bulan Ramadan, Menag mengajak untuk melakukan Qunut Nazilah dalam shalat."Kita doakan agar bangsa Palestina dapat cepat terbebas dari derita dan mereka bisa hidup berdampingan dengan aman dan tenteram bersama bangsa Israel dalam suasana penuh perdamaian," katanya.
Menag mengatakan bangsa Indonesia wajib meningkatkan solidaritasnya kepada bangsa Palestina, yang kini menderita akibat agresi militer Israel yang tak berperi kemanusiaan. Pemerintah RI telah berupaya untuk menghentikan segala tindak kekerasan dan aksi militer, serta meminta PBB untuk mengawal terciptanya gencatan senjata di Palestina. Selain itu juga memberikan sumbangan 1.000.000 dolar AS dan bantuan kemanusiaan lainnya.
Menag juga mengapresiasi upaya pengumpulan bantuan kemanusiaan bagi Palestina yang dilakukan oleh masyarakat. Agar bantuan kemanusiaan dari masyarakat tepat sasaran, pemerintah terus berkomunikasi dengan otoritas Palestina. Ormas, LSM, dan berbagai kelompok dan kalangan di masyarakat diharapkan bisa berkoordinasi dengan pemerintah agar tercapai efektivitas bentuk dan penyampaian bantuan tersebut.
"Jangan sampai bentuk bantuan yang dihimpun dari masyarakat bukan yang dibutuhkan oleh warga Palestina, atau adanya bantuan tersebut malah menimbulkan persoalan baru," kata Menag. (ant )

Anda sedang membaca artikel tentang
Menag Ajak Umat Beragama Berdoa Untuk Palestina
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/07/menag-ajak-umat-beragama-berdoa-untuk.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Menag Ajak Umat Beragama Berdoa Untuk Palestina
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Menag Ajak Umat Beragama Berdoa Untuk Palestina
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar