Jakarta ( Berita ) – Kedutaan Besar Australia di Jakarta menegaskan tidak adanya keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dalam kasus Securency yang dikabarkan melibatkan sejumlah tokoh politik di Asia Pasifik, layaknya diberitakan Wikileaks.Kedubes Australia dalam siaran persnya (http://www.indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/SM14_238.html ) yang diterima , Kamis [31/07] , mengakui bahwa ada perintah pencegahan penyebarluasan informasi yang bisa memberi kesan keterlibatan tokoh politik senior tertentu dalam korupsi di kawasan Asia Pasifik.
Pemerintah Australia memandang bahwa perintah pencegahan tetap merupakan cara yang terbaik untuk melindungi tokoh politik senior dari risiko sindiran yang tidak berdasar.
"Ini merupakan kasus rumit yang telah berlangsung lama yang menyangkut sejumlah besar nama individu. Penyebutan nama-nama tokoh tersebut dalam perintah itu tidak mengimplikasikan kesalahan pada pihak mereka.
Pemerintah Australia menekankan bahwa Presiden dan mantan Presiden Indonesia bukan pihak yang terlibat dalam proses pengadilan Securency," catat Kedubes Australia.
Selain itu, Kedubes Australia mengemukakan, "Kami menyikapi pelanggaran perintah pencegahan ini dengan sangat serius dan kami sedang merujuknya ke kepolisian." (ant )

Anda sedang membaca artikel tentang
Kedubes Australia : SBY Dan Megawati Tidak Terlibat Kasus Pencetakan Uang
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/08/kedubes-australia-sby-dan-megawati.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kedubes Australia : SBY Dan Megawati Tidak Terlibat Kasus Pencetakan Uang
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kedubes Australia : SBY Dan Megawati Tidak Terlibat Kasus Pencetakan Uang
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar