Trik Politik F- Demokrat Dalam RUU Pilkada Dituding Murahan

Written By Unknown on Sabtu, 27 September 2014 | 17.10

JAKARTA (Berita) Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, (F PDIP) H. Irmadi Lubis menilai trik politik yang ditampilkan Partai Demokrat di sidang paripurna DPR, dengan agenda tentang Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada), Kamis (25/9) merupakan trik politik murahan dan kampungan. Fraksi Partai Demokrat yang mengakui mendukung pemilihan kepala daerah langsung, tetapi dukungan itu dengan 10 syarat.

" Kita sayangkan cara-cara bepolitik murahan dan kampungan seperti itu," ujar Irmadi Lubis, kepada wartawan,Jumat (26/9), di Jakarta, menyampaikan kekecewaannya atas sikap Fraksi Partai Demokrat yang meninggalkan arena sidang, alias walkout, pada rapat paripurna pengambilan keputusan atas RUU Pilkada.

Menuruit Irmadi, sebenarnya sikap F-Demokrat yang mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung hanya pencitraaan dan mengelabui rakyat. Pasalnya dari awal partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono ini sudah membuat sandiwara dimana dukungan mereka terhadap Pilkada langsung harus memenuhi 10 syarat yang mereka ajukan .

Sebenarnya, tambah Irmadi, ke 10 syarat F-Demokrat itu ada beberapa syarat yang diakomodir, tetapi ada syarat yang belum diterima yakni uji publik calon kepala daerah yang hasilnya menentukan lulus atau tidaknya calon, dan kandidat kepala daerah harus ikut bertanggung jawab jika massa pendukungnya ricuh.
Bagi F PDIP, Irmadi mengakui ada dua syarat yang diajukan Demokrat yang masih berbeda pandangan yakni syarat uji publik calon kepala daerah masih harus dibahas secara mendalam, sebab ada kekhawatiran syarat uji publik ini bisa dimanfaatkan untuk menjeggal calon kepala daerah.Kemudian syarat kandidat kepala daerah harus ikut bertanggung jawab jika massa pendukungnya ricuh, bagi FPDIP hal ini sulit sebab tidak tertutup kemungkinan adanya pihak pihak ketiga yang mencoba melakukan provokasi kepada massa pendukung kandidat kepala daerah.

Melihat sikap F- Demokrat bersikap keras bahwa ke 10 syarat itu harus diterima secara absolut, Fraksi PDI-P, Fraksi PKB, dan Fraksi Partai Hanura kemudian memperlihatkan sikap mengalah dan mendukung kemauan Partai Demokrat memasukkan opsi ketiga untuk voting di sidang paripurna soal RUU Pilkada.
Anehnya, setelah, Fraksi PDI-P, Fraksi PKB, dan Fraksi Partai Hanura memberi dukungan atas 10 syarat F Demokrat itu, malah Fraksi Partai Demokrat memutuskan walkout. Mereka berdalih 10 syarat yang diajukan tidak seluruhnya diakomodir dalam draf RUU Pilkada.
Fraksi Partai Demokrat pun berpandangan bahwa dukungan Fraksi PDI-P, PKB,dan Hanura atas opsi pilkada langsung dengan 10 syarat mutlak tidak sungguh-sungguh dan hanya Lip service saja.
" Inikah sudah jelas hanya sandiwara,dan pencitraaan yang memang sudah dirancang sejak awal ," ujarnya.
Irmadi menegaskan, F-PDIP sangat menghormat dan menghargai sikap F Partai Golkar, FGerindra, F PAN, F PPP dan F PKS yang dengan argumentasinya memilih Pilkada melalui DPRD. Tetapi, kalau sikap F Demokrat kita lihat hanya akal-akalan saja, dan mengelabui rakyat. Gimana bisa mendukung Pilkada langsung tetapi diembel-embeli syarat yang mutak harus diterima, tukas wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatra Utara 1 ini.

Irmadi mengakui, saat mendengar komitmen Presiden SBY ingin menjaga demokrasi, dirinya sangat mengapresiasinya, apalagi pernyataan itu seakan akan didukung penuh F Demokrat di DPR. Nyata, apa yang dilakukan F Demokrat di rapat paripurna sungguh menyesakkan.

" Diakhir pemerintahannya, malah hak rakyat dicabut untuk menentukan pemimpinnya, dan saya pikir ini menjadi catat buruk bagi SBY yang akan mengakhiri jabatannya, pungkas Irmadi Lubis .(aya)


Anda sedang membaca artikel tentang

Trik Politik F- Demokrat Dalam RUU Pilkada Dituding Murahan

Dengan url

https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/09/trik-politik-f-demokrat-dalam-ruu.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Trik Politik F- Demokrat Dalam RUU Pilkada Dituding Murahan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Trik Politik F- Demokrat Dalam RUU Pilkada Dituding Murahan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger