Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (30/12). Pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis di industri pertahanan terkait dengan alat utama sistem persenjataan (Alutsista). (ant/Andika Wahyu )
Jakarta ( Berita ) : Presiden Joko Widodo ingin berbagai pihak terkait bersama-sama melakukan perbaikan secara total terhadap industri strategis pertahanan dalam negeri guna mencapai kemandirian alat utama sistem pertahanan (alutsista). "(Industri strategis pertahanan) harus kita perbaiki secara total baik daya saing maupun kapasitas produksi," kata Presiden Joko Widodo saat membuka Sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa [30/12].Menurut Presiden Joko Widodo, perbaikan secara total harus dilakukan di berbagai industri strategis pertahanan seperti Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT PAL. Dengan demikian, ujar dia, maka industri strategis pertahanan harus berjangka panjang dan bukan hanya dikelola hanya dalam jangka waktu yang pendek atau hanya satu-dua tahun.
Selain itu, ia mengemukakan agar industri pertahanan bisa lebih efisien agar dapat mengembangkan teknologi ganda yaitu antara sipil dan militer. "Jadi industri bukan hanya untuk kebutuhan pertahanan tetapi juga untuk kebutuhan nonpertahanan," katanya.
Presiden Jokowi mencontohkan, misalkan produksi kapal perang dalam negeri juga teknologinya dapat digunakan untuk mengembangkan produk kapal niaga. Ia juga mengingatkan bahwa "pekarangan rumah" Republik Indonesia adalah laut karena merupakan negara lautan yang terdiri atas pulau-pulau.
Untuk itu, Jokowi juga ingin agar formasi kekuatan yang dominan agar dapat dikembalikan ke kebijakan kemaritiman Selain itu, lanjutnya, hal tersebut jangan hanya diterjemahkan dengan kebijakan tol laut dan pembangunan pelabuhan.
"Tetapi yang paling penting dalam membenahi industri maritim dan galangan kapal, kita lakukan sendiri. Itu adalah hal yang paling penting. Tanpa itu, pemain luar yang akan dominan dan kita hanya akan jadi penonton," papar Presiden.
Empat Prioritas Utama Kebijakan Pertahanan
Presiden Joko Widodo menekankan empat prioritas utama dalam hal kebijakan pertahanan yang mesti didasari dengan kebijakan dasar yang solid, berjangka panjang, serta terintegrasi dengan keamanan secara komprehensif.
"Saya ingin menekankan empat hal prioritas utama," kata Presiden Joko Widodo saat membuka Sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa.
Presiden memaparkan, empat prioritas tersebut adalah menjamin kebutuhan pertahanan yang mencakup baik kesejahteraan prajurit hingga pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista).
Prioritas kedua adalah terkait kemandirian pertahanan agar tidak tergantung lagi dengan kebijakan impor.
Sementara prioritas ketiga adalah pertahanan bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan pokok, namun harus ditunjukkan dengan membangun TNI sebagai kekuatan yang disegani.
Terakhir, prioritas keempat adalah menempatkan kebijakan pertahanan negara sebagai bagian integral dari sistem keamanan yang komprehensif.
Untuk itu, Presiden menghendaki agar berbagai prioritas tersebut dicapai secara simultan, yaitu dengan setiap pembelian senjata mesti selalu disertai transfer teknologi, terutama bagi industri pertahanan strategis.
Presiden juga menekankan pentingnya memperhatikan siklus produksi senjata guna meninggalkan kebiasaan membeli senjata, serta integritas sistem pengadaan alutsista sehingga satu matra bisa terhubung ke matra lainnya.
"Misalnya tank angkatan darat bisa terintegrasi dengan pesawat angkatan udara dan kapal tempur angkatan laut," ucapnya.
Sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan itu diikuti pula antara lain oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Perencanaan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago dan Menteri BUMN Rini Soemarno. (ant )

Anda sedang membaca artikel tentang
Presiden Jokowi : Perbaikan Total Industri Strategis Pertahanan
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/12/presiden-jokowi-perbaikan-total.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Presiden Jokowi : Perbaikan Total Industri Strategis Pertahanan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Presiden Jokowi : Perbaikan Total Industri Strategis Pertahanan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar