Mewakili Wali Kota Medan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH Berpoto bersama Dengan Rombongan Kunker Yang Berjumlah 21 Orang Dipimpin Langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun, Rabu [29/01] ( beritasore/zili)
*Belajar Pengeloaan Asset & Retribusi Izin Tower
Medan ( Berita ) : Komisi C dan D DPR Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya di Balai Kota Medan, Kamis (29/1). Selain silaturahmi dan saling bertukar informasi, kunker ini juga dilakukan dalam rangka mempelajari tata cara pengelolaan asset, percepatan perubahan tipe status rumah sakit serta retrisbusi izin mendirikan bangunan tower.Rombongan kunker yang berjumlah 21 orang ini dipimpin langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun dan diterima Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH. Sebagai kabupaten yang masih berusia muda dan memiliki 8 kecamatan ini, Armia mengaku tertarik melakukan kunker lantaran tertarik dengan pesat dan majunya pembangunan di Kota Medan.
Untuk itulah Armia berharap mereka bisa mendapatkan banyak masukan dan saran dari Pemko Medan guna diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. "Yang menjadi prioritas utama dalam kunker ini, kami ingin mempelajari masalah pengelolaan asset daerah yang telah diterapkan Pemko Medan selama ini. Kami melihat Pemko Medan sangat baik dalam masalah pengelolaan asset daerah," kata Armia.
Selain pengelolaan asset, Armia mengaku pihaknya juga uingin mendapat masukan terkait bagaimana percepatan perubahan status tipe rumah sakit. Masukan itu nantinya akan mereka adopsi dan pelajari untuk selanjutnya diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. Sedangkan yang terakhir ingin belajar tentang pengelolaan izin retribusi pemasangan tower. "Kami berharap semua masukan ini dapat membantu dalam memajukan Kabupaten Pidie Jaya," ungkapnya.
Staf ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH mengatakan siap memberikan masukan dan saran yang diinginkan DPRK Pidie Jaya. Karenanya dalam pertemuan itu, pihaknya telah mendatangkan sejumlah intansi terkait untuk memberikan masukan maupun informasi sesuai yang dibutuhkan sehingga tepat sasaran.
Dipaparkan Ristanto, sebagai kota terbesar nomor tiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, pembangunan Kota Medan saat ini diarahkan menjadi kota jasa, industri, perdagangan dan pendidikan. Saat ini tercatat ada 4 perguruan tinggi negeri dan 47 perguruan tinggi swasta. Kemudian memiliki 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 restoran besar, 67 rumah sakit swasta, 8 bank pemerintah dan 55 bank swasta.
Kemudian Ristanto menambahkan, ada 6 fokus pembangunan yang ditempuh Pemko Medan yaitu pembenahan masalah pendidikan bertahap dan berkelanjutan, perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase serta penataan pasar tradisional secara simultan. Lalu pembenahan pelayanan kesehatan, peningkatan pelayanan administrasi public, peningkatan disiplin PNS untuk peningkatan kapasitas sesuai tupoksi dan pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran.
"Mudah-mudahan lewat pertemuan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi, sekaligus menjadi momentum bagi kita bertukar informasi dan pengalaman untuk dapat dimanfaatkan dalam rangka mengembangkan upaya penyempurnaan penyelenggaraan pelayanan public, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," kata Ristanto. ( zili)

Anda sedang membaca artikel tentang
Kunker DPRK Pidie Jaya Ke Pemko Medan
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2015/01/kunker-dprk-pidie-jaya-ke-pemko-medan_31.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kunker DPRK Pidie Jaya Ke Pemko Medan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kunker DPRK Pidie Jaya Ke Pemko Medan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar