Indonesia Belum Manfaatkan Potensi Samudera Hindia

Written By Unknown on Kamis, 12 Maret 2015 | 17.10

Padang ( Berita ) : Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengemukakan Indonesia belum memanfaatkan potensi kelautan yang ada di Samudera Hindia karena kebijakan pembangunan masih berorientasi ke Pantai Timur Sumatera dan Pantai Utara Jawa.
"Padahal 50 persen sumber daya alam berupa minyak mentah dunia, gas alam, emas dan timah, serta sepertiga dari total penduduk dunia atau sekitar dua miliar jiwa berada di negara-negara Samudera Hindia," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Safri Burhanuddin di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis [12/03] .
Ia menyampaikan hal itu dalam rangkaian acara pendeklarasian Forum Akademis Samudera Hindia atau Indian Ocean Academic Forum (IOAF) dihadiri sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Tanah Air.
Menurut Safri dari aspek pelayaran laut, lalu lintas di Samudera Hindia naik sebesar 470 persen sejak 1970 dan diperkirakan akan terus naik sampai tiga kali lipat selama 30 tahun ke depan.
"Kapal-kapal kargo dan kontainer yang mengangkut berbagai macam produk, antara lain minyak dan gas, melintasi Samudera Hindia menuju ke negara-negara tujuan di kawasan Asia Timur," kata dia.
Ia mengatakan Samudera Hindia merupakan samudera kedua terbesar setelah Samudera Pasifik dengan luas sepertujuh permukaan bumi atau terbentang seluas 73.440.000 kilometer persegi, yang berbatasan di bagian barat dengan Benua Afrika, bagian utara dengan Benua Asia, bagian timur dengan Benua Australia serta bagian selatan oleh Benua Antartika.
Jika diperhatikan batas wilayah Indonesia berdasarkan peta maka hampir sebagian besar menghadap ke Samudera Hindia dibandingkan Samudera Pasifik. " Pantai Barat, Pantai Selatan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, hanya Pantai Timur yang berhadapan dengan Samudera Pasifik," ujar dia.
Ia menyampaikan di Samudera Hindia terdapat potensi perikanan berupa tuna sirip biru yang harga per ekornya mencapai sekitar Rp250 juta. Selain itu juga ada sumber daya gas metana yang dapat dijadikan sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak, kata dia.
Oleh sebab itu, sudah saatnya menjadikan Samudera Hindia sebagai bagian dari halaman depan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperkuat dan meningkatkan kebijakan pemerintah, kata dia.
Sementara, Direktur Eksekutif Forum Akademis Samudera Hindia Prof Indra Jaya mengatakan Samudera Hindia saat ini menjadi ajang rebutan negara-negara di dunia karena posisinya yang strategis untuk perdagangan, suplai bahan mentah, minyak dan tambang yang terus meningkat.
Selain jalur perdagangan, Samudera Hindia juga memiliki potensi besar perikanan dari tujuh samudera yang ada di dunia saat ini. Oleh sebab itu penggalian potensi perikanan di Samudera Hindia dapat ditingkatkan melalui sejumlah penelitian, lanjut dia. ( ant )


Anda sedang membaca artikel tentang

Indonesia Belum Manfaatkan Potensi Samudera Hindia

Dengan url

https://kasihinfopenting.blogspot.com/2015/03/indonesia-belum-manfaatkan-potensi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Indonesia Belum Manfaatkan Potensi Samudera Hindia

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Indonesia Belum Manfaatkan Potensi Samudera Hindia

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger