JAKARTA (Berita) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia turut berbelasungkawa atas meninggalnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Siti Zaenab asal Bangkalan Madura di Arab Saudi, setelah dieksekusi mati oleh Pemerintah Arab Saudi pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB waktu setempat tanpa sepengetahuan Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) atau Pemerintah Indonesia.
"DPR RI mengharapkan, pemerintah dengan kejadian ini harus segera mengevaluasi kembali kepada seluruh masalah di negara-negara sahabat yang ada Warga Negara Indonesia (WNI) akan di hukum mati, agar kejadian ini tidak terulang kembali," ungkap Ketua DPR Setya Novanto kepada wartawan setelah membuka Workshop Baleg DPR di Gedung Pustakaloka DPR RI, Rabu (15/04).
Setya Novanto mengatakan bahwa Pemerintah harus proaktif memverifikasi, mengevaluasi WNI yang terjerat kasus hukum agar tak ada lagi hal-hal semacam ini (eksekusi mati). Pemerintah harus bisa mengajukan permohonan pengampunan kepada negara yang bersangkutan, memberikan bantuan hukum secara maksimal kepada mereka yang berurusan dengan hukum di negara lain.
Ia juga mengharapkan pemerintah harus mampu melakukan negosiasi kepada negara sahabat jika ada TKI yang bermasalah dengan hukum. Sehingga eksekusi mati terhadap WNI bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan & kasus yang menimpa Zaenab tidak terulang kembali.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah Siti Zaenab," tutup Novanto
Anda sedang membaca artikel tentang
DPR Minta Pemerintah Evaluasi WNI Yang Akan Dihukum Mati
Dengan url
https://kasihinfopenting.blogspot.com/2015/04/dpr-minta-pemerintah-evaluasi-wni-yang.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
DPR Minta Pemerintah Evaluasi WNI Yang Akan Dihukum Mati
namun jangan lupa untuk meletakkan link
DPR Minta Pemerintah Evaluasi WNI Yang Akan Dihukum Mati
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar