Jangan Padamkan Listrik saat UN

Written By Unknown on Kamis, 09 April 2015 | 17.10

MEDAN (Berita): Ujian nasional (UN) sebagai salah satu momentum krusial bagi pelajar tingkat akhir, diharapkan bisa berjalan lancar tanpa kendala, termasuk tidak ada pemadaman listrik saat UN tingkat SMA/sederajat berlangsung mulai Senin (13/4) mendatang.
Untuk itu Koordinator UN Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut 2015, August Sinaga mengimbau agar PT PLN (persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (Kitsbu) tidak melakukan pemadaman listrik selama UN berlangsung.
"Saat UN berlangsung agar tidak melakukan pemadaman listrik, karena dikhawatirkan akan memengaruhi kelancaran prosesnya nanti," kata August di kantor Disdiksu Jalan T Cik Ditiro Medan, Kamis (9/4).
Imbauan tersebut menurut August akan disampaikan dalam bentuk surat tertulis kepada PLN dalam waktu dekat, meskipun dia telah mewanti-wanti pihak sekolah untuk mengantisipasi pemadaman listrik dengan menyediakan mesin genset.
"Kami hanya bisa mengimbau PLN. Namun yang terpenting kesiapan dari sekolah penyelenggara UN, khususnya bagi peserta UN dengan sistem computer based test (CBT) atau online," ungkapnya.
Menurut August bagi sekolah yang tidak memiliki genset harus bersiap-siap mengantisipasi pemadaman listrik, lantaran pihak PLN menegaskan tidak bisa menjamin tidak ada pemadaman selama UN berlangsung.
Ia menyarankan jika memang sekolah memiliki dana tidak ada salahnya melakukan pembelian genset atau bisa juga menyewa untuk kebutuhan ujian online. Tidak adanya jaminan tak padam listrik saat UN diungkapkan General manager PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (Kitsbu) Sugiyatno.
Sugiyatno mengatakan, pihaknya tidak berani menjamin tidak terjadi pemadaman selama waktu pelaksanaan UN. Sebab kendala pemadaman listrik tidak hanya terjadi karena permasalahan mesin milik PLN, tetapi bisa juga lantaran hal non-teknis seperti cuaca.
"Kami tidak bisa menjamin seratus persen, karena kendala, hambatan, rintangan bisa saja terjadi dari alam, pohon tumbang atau dari mesinnya sendiri. Intinya dari hal-hal yang tidak bisa kita duga," ujarnya ketika dikonfirmasi melalui ponsel terkait imbauan Disdiksu tersebut.
Untuk itu Sugiyatno menyarankan agar sekolah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan dan PLN 100 tidak menyiapkan genset untuk dipinjamkan. Terpisah, Kepala SMK Negeri Binaan Provinsi M Rais menjelaskan, sebagai salah satu SMK yang ditunjuk sebagai peserta UN CBT, pihaknya telah siap, termasuk pada penyediaan cadangan listrik.
"Untuk sarana dan prasarana, SMKN Binaan Provinsi sudah sangat memadai dengan 100 unit komputer, yang sesuai ketentuannya, satu unit maksimal untuk tiga orang bergantian. Selain itu, listrik juga memadai, jika mati lampu kita siapkan genset," katanya.
Selain genset, katanya setiap unit komputer juga dilengkapi dengan uninteruptible power supply (UPS) yang jika dalam keadaan hidup bisa menyimpan listrik dalam waktu singkat sebelum arus listrik genset mengalir. Namun demikian, Rais menilai, pasokan listrik dari PLN menjadi sumber utama.
"Bisa saja genset dan UPS-nya tiba-tiba bermasalah kendati kami sudah periksa. Untuk itu, kami berharap kepada PLN untuk tidak mematikan listrik selama UN berlangsung," tuturnya. (aje)


Anda sedang membaca artikel tentang

Jangan Padamkan Listrik saat UN

Dengan url

https://kasihinfopenting.blogspot.com/2015/04/jangan-padamkan-listrik-saat-un.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Jangan Padamkan Listrik saat UN

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Jangan Padamkan Listrik saat UN

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger