Waspadai Masuknya Ideologi Radikal Saat MEA

Written By Unknown on Minggu, 02 November 2014 | 17.10

Jakarta ( Berita ) : Pengamat radikalisme Hasibullah Satrawi mengatakan pemerintah harus mewaspadai masuknya ideologi radikal yang menjadi "penumpang gelap" di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.
"Di era pasar bebas seperti sekarang, pemerintah harus mewaspadai 'penumpang gelap' yang memanfaatkan kelonggaran yang ada, khususnya terkait ideologi radikal dan gerakan terorisme global," kata Hasibullah Satrawi dihubungi di Jakarta, Jumat [31/10].
Direktur Aliansi Indonesia Damai itu mengatakan selama ini gerakan terorisme global juga berkembang di beberapa negara ASEAN. Bahkan beberapa tokoh jaringan terorisme di Indonesia juga sempat belajar dan berlatih pada kelompok tersebut.
"Di Filipina ada kelompok Fron Pembebasan Islam Moro atau MILF. Tokoh-tokoh utama jaringan terorisme yang sempat berkembang di Indonesia juga berasal dari negara anggota ASEAN lain, seperti Noordin M Top dan Azhari dari Malaysia," tuturnya.
Apalagi, di beberapa negara anggota ASEAN juga masih terjadi konflik berbasis agama yang rentan dikapitalisasi dan dijadikan pembenaran bagi aksi terorisme yang bisa merembet ke wilayah lain.
"Misalnya konflik di Myanmar terkait diskriminasi dan intimidasi kelompok mayoritas kepada suku Rohingya yang beragama Islam dan minoritas," kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo itu.
Karena itu, kondisi yang terjadi di wilayah ASEAN itu harus meningkatkan kewaspadaan pemerintah dan rakyat Indonesia untuk mengantisipasi penyisipan ideologi radikal dengan memanfaatkan arus keluar-masuk tenaga kerja di era pasar bebas ASEAN.
Aparat penegak hukum harus bisa mengantisipasi masuknya paham ideologi radikal dari luar Indonesia, maupun yang ke luar Indonesia.
Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri pun harus dibekali dengan nasionalisme sehingga tidak terpengaruh paham radikal di luar negeri yang akan dibawa pulang ke Indonesia.
Pasar bebas ASEAN bertajuk MEA akan berlangsung pada 2015. Tak hanya arus barang dan jasa yang akan keluar dan masuk di Indonesia dari negara-negara ASEAN, tetapi juga tenaga kerja. (ant )


Anda sedang membaca artikel tentang

Waspadai Masuknya Ideologi Radikal Saat MEA

Dengan url

https://kasihinfopenting.blogspot.com/2014/11/waspadai-masuknya-ideologi-radikal-saat.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Waspadai Masuknya Ideologi Radikal Saat MEA

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Waspadai Masuknya Ideologi Radikal Saat MEA

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger