Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Prabowo Dukung Jokowi

Written By Unknown on Sabtu, 31 Januari 2015 | 17.10

Prabowo
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1). Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengatakan mereka bertemu dalam rangka silahturahim yang membicarakan masalah terkini bangsa. ( ant/Widodo S. Jusuf )

Bogor ( Berita ) : Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan meyakini keputusan yang diambil terkait pengangkatan Kapolri dan kasus hukum pimpinan KPK sesuai dengan kehendak rakyat.
"Jadi kita singgung sebentar komitmen beliau untuk memperkuat dan menjaga institusi negara komitmen beliau, kita dukung Polri dan KPK sama-sama penting dan harus kita jaga bersama," kata Prabowo usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Kamis [29/01]sore. Sementara terkait pelantikan Kapolri, Prabowo mengatakan hal itu merupakan kewenangan Presiden dan pemerintah.
"Urusan lainnya, itu sebetulnya tugas dan hak eksekutif, kami sepakat tadi saya sampaikan hormati apapun keputusan yang diambil oleh presiden sebagai pemegang mandat dari rakyat Indonesia saya yakin beliau utamakan kepentingan rakyat dan piih yang terbaik untuk kepentingan bangsa," katanya.
Selain membicarakan masalah bangsa, Prabowo juga mengatakan kunjungannya ke Istana Bogor sebagai kunjungan balasan setelah sebelumnya, saat sebelum dilantik, Presiden Joko Widodo juga berkunjung ke kediaman Prabowo.
"Sebagai orang timur kita mengerti tata krama, saya mohon untuk diterima di kediaman resmi sebagai presiden, dalam pertemuan singkat saya sampaikan komitmen saya mendukung usaha bersama kita membangun bangsa Indonesia menjaga keutuhan bangsa dan sama-sama bertekad mengurangi kemiskinan dan menjaga kekayaan bangsa," kata Prabowo.
Tak lupa, Prabowo yang baru saja terpilih sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia mengundang Presiden untuk menghadiri acara penganugerahan gelar Pendekar Pencak Silat Utama sekaligus bertemu dengan jajaran pengurus Federasi Pencak Silat Dunia serta Ikatan Pencak SIlat Indonesia.
"Tradisi kita setiap Presiden adalah pendekar utama pencak silat Indonesia, saat itu beliau menerima pendekar utama dan pakaian pencak silat dan beliau menerima," paparnya.Pertemuan keduanya berlangsung sekitar satu jam mulai pukul 14.10 WIB. Prabowo datang dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang warna coklat sementara Presiden mengenakan kemeja batik lengan panjang warna biru. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

IKA – USU Pererat Hubungan Antar Alumni

MEDAN (Berita): Pelantikan Pengurus Pusat (PP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sumatera Utara (USU) di ruangan Senat Akademik (SA) perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut, Kamis (29/1) diharapkan menjadi babak baru bagi hubungan antar alumni yang lebih baik ke depan. Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) T Erry Nuradi pada sambutannya dalam pelantikan Sofyan Raz sebagai Ketua Pusat IKA-USU dan pengurus lainnya.
Mewakili Pemprovsu, wagubsu yang juga Ketua IKA-USU Sumut mengatakan, meski sejumlah alumni USU menempati posisi pemegang kebijakan di Kabupaten/Kota di Sumut, baik Bupati maupun wakil Bupati, namun jumlah alumni USU yang berkecimpung di kancah elit politik maupun memegang tampuk pimpinan di Jakarta masih terhitung jari.
"Padahal, USU mampu menelurkan alumni dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasai berbagai disiplin ilmu, tidak kalah dibanding sejumlah universitas ternama lainnya," katanya.
Beberapa alumni USU yang memegang jabatan penting di tingkat nasional menurutnya saat lebih karena kompetensi pribadi. Namun kalau para alumni bersatu, bukan tidak mungkin kekuatan yang diperoleh akan menjadi lebih besar lagi. "Jika tidak bersatu dan berpecah-belah, hal itu hanya akan membuat nama USU tenggelam dan membuat para alumni yang memiliki peluang untuk tampil lebih baik ke depan tidak memiliki kekuatan," bebernya.
Wagubsu menyebutkan, menurut data yang ada, jumlah alumni USU kini telah mencapai 150 ribu orang, tersebar di Sumatera Utara dan kota-kota lainnya di Indonesia. Tidak sedikit alumni USU yang kini telah menetap di sejumlah negara. Untuk itu, database alumni penting untuk mengetahui sebaran alumni dan profesi yang digeluti. Setidaknya, IKA USU memiliki data keberadaan alumni yang tersebar di berbagai kota.
"Dalam satu tahun, USU menamatkan sedikitnya 12 ribu mahasiswa. Kedepan, bagi mahasiswa USU yang telah menyelesaikan studinya, tentu akan mendapat Kartu IKA USU. Dengan begitu, akan mudah menyusun database alumni," papar Erry.
Dia juga mengajak para alumni untuk bersatu untuk kemajuan USU ke depan. Dengan keterpaduan yang erat, Wagubsu yakin tidak hanya satu, namun akan semakin banyak alumni USU yang akan berkiprah di tingkat nasional. "Saat ini USU hanya punya tiga kepengurusan tingkat provinsi (IKA USU Jakarta, IKA Sumut dan Aceh), untuk itu, paling tidak kepengurusan untuk provinsi di 1/3 provinsi di Indonesia merupakan keharusan untuk dibentuk," bebernya.
Menanggapi hal itu, Sofyan Raz tidak menyangkal pentingnya peranan alumni pada perguruan tinggi. Namun, tidak semuanya menyadari dan kemudian melakukan upaya tertentu yang mengarah kepada pemanfaatan alumni kepada pengembangan perguruan tinggi. Untuk itu PP IKA USU akan membuat program menciptakan alumni yang penuh kekeluargaan dan saling mendukung satu sama lain.
"Kami akan mengundang seluruh. alumni untuk memaparkan program kami yang belum memahami apa maksud dari IKA USU. Selain itu kami juga akan mengupayakan pembentukan IKA USU di provinsi lain karena kami tahu, banyak alumni USU yang berada di provinsi lain," katanya.
Dia juga mengakui, banyak alumni yang dapat menggalang dana dari anggotanya untuk membantu almamaternya seperti membangun gedung untuk kantor atau pusat kegiatan mahasiswa ataupun untuk gedung perkuliahan dan lain sebagainya. "Kita juga mendengar dan tahu, bahwa keeratan keluarga alumni pada sebuah perguruan tinggi akan dapat memudahkan para alumni lainnya untuk memperoleh berbagai fasilitas dan kemudahan dalam upaya mendapatkan pekerjaan," ungkapnya.
Rektor USU Syahril Pasaribu, pengurus pusat IKA USU bertugas mempersiapkan pembentukan IKA USU di tingkat provinsi di seluruh Indonesia, minimal untuk dapat mencapai quorum bagi penyelenggaraan Munas IKA USU selambatnya tahun 2017 serta melaksanakan kerja-kerja strategis untuk tegaknya eksistensi IKA USU secara nasional dan bagi kemajuan USU.
"Selain itu menyempurnakan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta pedoman-pedoman organisasi lainnya. Keberadaan alumni memiliki peran strategis karena dapat melihat dari luar kampus. Hal ini dirasa perlu untuk kemudian dapat meningkatkan kemampuan para lulusan USU," ungkapnya. Pada pelantikan tersebut, rektor USU melakukan pelantikan yang ditandai dengan penyerahan pataka dan AD/ART IKA USU. (aje)


17.10 | 0 komentar | Read More

Kunker DPRK Pidie Jaya Ke Pemko Medan

Armia
Mewakili Wali Kota Medan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH Berpoto bersama Dengan Rombongan Kunker Yang Berjumlah 21 Orang Dipimpin Langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun, Rabu [29/01] ( beritasore/zili)

*Belajar Pengeloaan Asset & Retribusi Izin Tower

Medan ( Berita ) : Komisi C dan D DPR Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya di Balai Kota Medan, Kamis (29/1). Selain silaturahmi dan saling bertukar informasi, kunker ini juga dilakukan dalam rangka mempelajari tata cara pengelolaan asset, percepatan perubahan tipe status rumah sakit serta retrisbusi izin mendirikan bangunan tower.
Rombongan kunker yang berjumlah 21 orang ini dipimpin langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun dan diterima Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH. Sebagai kabupaten yang masih berusia muda dan memiliki 8 kecamatan ini, Armia mengaku tertarik melakukan kunker lantaran tertarik dengan pesat dan majunya pembangunan di Kota Medan.
Untuk itulah Armia berharap mereka bisa mendapatkan banyak masukan dan saran dari Pemko Medan guna diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. "Yang menjadi prioritas utama dalam kunker ini, kami ingin mempelajari masalah pengelolaan asset daerah yang telah diterapkan Pemko Medan selama ini. Kami melihat Pemko Medan sangat baik dalam masalah pengelolaan asset daerah," kata Armia.
Selain pengelolaan asset, Armia mengaku pihaknya juga uingin mendapat masukan terkait bagaimana percepatan perubahan status tipe rumah sakit. Masukan itu nantinya akan mereka adopsi dan pelajari untuk selanjutnya diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. Sedangkan yang terakhir ingin belajar tentang pengelolaan izin retribusi pemasangan tower. "Kami berharap semua masukan ini dapat membantu dalam memajukan Kabupaten Pidie Jaya," ungkapnya.
Staf ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH mengatakan siap memberikan masukan dan saran yang diinginkan DPRK Pidie Jaya. Karenanya dalam pertemuan itu, pihaknya telah mendatangkan sejumlah intansi terkait untuk memberikan masukan maupun informasi sesuai yang dibutuhkan sehingga tepat sasaran.
Dipaparkan Ristanto, sebagai kota terbesar nomor tiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, pembangunan Kota Medan saat ini diarahkan menjadi kota jasa, industri, perdagangan dan pendidikan. Saat ini tercatat ada 4 perguruan tinggi negeri dan 47 perguruan tinggi swasta. Kemudian memiliki 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 restoran besar, 67 rumah sakit swasta, 8 bank pemerintah dan 55 bank swasta.
Kemudian Ristanto menambahkan, ada 6 fokus pembangunan yang ditempuh Pemko Medan yaitu pembenahan masalah pendidikan bertahap dan berkelanjutan, perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase serta penataan pasar tradisional secara simultan. Lalu pembenahan pelayanan kesehatan, peningkatan pelayanan administrasi public, peningkatan disiplin PNS untuk peningkatan kapasitas sesuai tupoksi dan pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran.
"Mudah-mudahan lewat pertemuan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi, sekaligus menjadi momentum bagi kita bertukar informasi dan pengalaman untuk dapat dimanfaatkan dalam rangka mengembangkan upaya penyempurnaan penyelenggaraan pelayanan public, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," kata Ristanto. ( zili)


17.10 | 0 komentar | Read More

Jadikan Sosok Rasullah Panutan Hidup

* Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di SMP Negeri 38 Medan

Medan ( Berita ) : Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Setda Kota Medan, Drs Hasan Basri menghadiri Tabligh Akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di SMP Negeri 38 Medan Jalan Marelan VII, kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (29/1). Melalui maulid ini diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di samping itu sosok Rasulullah harus menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari.
Dihadapan Kabag Agama dan Pendidikan Ilyas, Camat Medan Marelan P Parlindungan, Kepsek SMP Negeri 38 Medan Hj Rohanim Spd, seluruh guru dan siswa SMP Negeri 38 Medan, Hasan mengatakan kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk mengajar kepada umat tentang keimanan dan ketakwaan yang mendalam kepada Allah SWT.
Kemudian perjuangan, kesetiaan serta pemikiran beliau memberikan contoh kepada umatnya untuk selalu menebarkan kebaikan dan kedamaian sesuai dengan ajaran Islam. Kemudian selalu mengajak umat manusia untuk selalu menghargai ciptaan Allah SWT apapun itu.
Untuk itulah mantan Kadis Pendidikan Kota Medan ini sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini. "Peringatan maulid seperti ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Selain itu semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta sebagai sarana pembinaan mental masyarakat agar lebih religius. Apabila masyarakat memiliki mental yang religius sudah barang tentu akan mmembuat suasana Kota Medan yang kita cintai ini semakin aman dan kondusif," kata Hasan.
Diungkapkan Hasan lagi, kereligiusan masyarakat, khususnya para generasi muda akan berdampak pada sikap sikap saling menghargai antar sesama, berkeadilan sosial, berperikemanusiaan serta selalu mengedepankan musyawarah mencapai mufakat dan bersatu padu membangun kota.
Selain itu menurut Hasan Basri, ajaran Islam juga mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan baik tempat tinggal maupun di lingkungan tempat menuntut ilmu seperti sekolah-sekolah. Dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah, para siswa tentunya akan semakin sehat sehingga proses belajar mengajar menjadi lancar.
"Melalui peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini, mari kita bersama membina anak - anak didik kita agar semakin dekat dengan ajaran agama Islam. Untuk itulah saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas terlaksananya acara maulid ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua", ungkapnya.
Sementara itu Kepsek SMP Negeri 38 Medan, Hj Rohanim Spd mengatakan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H bertujuan mengajak dan memotivasi para guru serta seluruh siswa untuk meneladani sikap Rasullullah.
Melalui maulid ini, dia berharap menjadi inspirasi bagi para guru dalam mendidik dan membimbing para siswanya untuk selalu meneladani sikap Rasullullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu akan terbentuk cikal bakal generasi penerus bangsa yang gemilang.
"Selain melaksanakan maulid, upaya yang kita lakukan dalam membimbing para siswa supaya selalu meneladani sikap Rasulullah yakni dengan membuat kegiatan ekstakulikuler seperti belajar Al Quran dan tajwid. Disamping itu terdapat juga program untuk kelas IX para siswa juga harus khatam Alquran", jelas Rohanim.
Di samping itu tambah Rohanim lagi, dalam rangka membina dan menjadikan karakter para siswa - siswi seperti salah satu karakter Nabi Muhammad SAW yaitu sifat jujur, SMP Negeri 38 juga mendirikan kantin jujur, sehingga para siswa akan terlatih untuk bersifat jujur sejak dini. " Kantin ini juga sebagai laboraturium moral bagi para siswa - siswi di SMP Negeri 38," paparnya.
Sedangkan Al Ustad Syafi Umar Lubis dalam tausiah singkatnya mengatakan, Nabi Besar Muhammad SAW diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia, bukan menciptakan ahlak baru.
Jadi akhlak manusia ini ada yang kurang yakni akhlak beragama. Selanjutnya kepada para siswa , Al Ustad berharap melalui peringatan maulid ini terbuka wawasan agar para siswa dapat menjadikan Nabi Muhammad sebagai the best men atau contoh yang dapat bisa dicontoh. Sebab, saat ini banyak orang yang tidak dapat dicontoh baik itu akhlaknya maupun karakternya.(zili)


17.10 | 0 komentar | Read More

Sertijab Pangdam I/BB

Pangdam
Pangdam I/Bukit Barisan yang baru Mayjen TNI Edy Rahmayadi (kanan) bersama Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Winston P. Simanjuntak (kiri) diangkat sejumlah prajurit pada serah terima jabatan di Makodam I/Bukit Barisan, Medan, Sumut, Jumat (30/1). Edy Rahmayadi yang sebelumnya menjabat Pangdivif-1 Kostrad itu menjadi Pangdam I/Bukit Barisan menggantikan Winston P Simanjuntak yang selanjutnya menjadi Staf Khusus KSAD. ( ant/Septianda Perdana )


17.10 | 0 komentar | Read More

IKA – USU Pererat Hubungan Antar Alumni

Written By Unknown on Jumat, 30 Januari 2015 | 17.10

MEDAN (Berita): Pelantikan Pengurus Pusat (PP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sumatera Utara (USU) di ruangan Senat Akademik (SA) perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut, Kamis (29/1) diharapkan menjadi babak baru bagi hubungan antar alumni yang lebih baik ke depan. Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) T Erry Nuradi pada sambutannya dalam pelantikan Sofyan Raz sebagai Ketua Pusat IKA-USU dan pengurus lainnya.
Mewakili Pemprovsu, wagubsu yang juga Ketua IKA-USU Sumut mengatakan, meski sejumlah alumni USU menempati posisi pemegang kebijakan di Kabupaten/Kota di Sumut, baik Bupati maupun wakil Bupati, namun jumlah alumni USU yang berkecimpung di kancah elit politik maupun memegang tampuk pimpinan di Jakarta masih terhitung jari.
"Padahal, USU mampu menelurkan alumni dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasai berbagai disiplin ilmu, tidak kalah dibanding sejumlah universitas ternama lainnya," katanya.
Beberapa alumni USU yang memegang jabatan penting di tingkat nasional menurutnya saat lebih karena kompetensi pribadi. Namun kalau para alumni bersatu, bukan tidak mungkin kekuatan yang diperoleh akan menjadi lebih besar lagi. "Jika tidak bersatu dan berpecah-belah, hal itu hanya akan membuat nama USU tenggelam dan membuat para alumni yang memiliki peluang untuk tampil lebih baik ke depan tidak memiliki kekuatan," bebernya.
Wagubsu menyebutkan, menurut data yang ada, jumlah alumni USU kini telah mencapai 150 ribu orang, tersebar di Sumatera Utara dan kota-kota lainnya di Indonesia. Tidak sedikit alumni USU yang kini telah menetap di sejumlah negara. Untuk itu, database alumni penting untuk mengetahui sebaran alumni dan profesi yang digeluti. Setidaknya, IKA USU memiliki data keberadaan alumni yang tersebar di berbagai kota.
"Dalam satu tahun, USU menamatkan sedikitnya 12 ribu mahasiswa. Kedepan, bagi mahasiswa USU yang telah menyelesaikan studinya, tentu akan mendapat Kartu IKA USU. Dengan begitu, akan mudah menyusun database alumni," papar Erry.
Dia juga mengajak para alumni untuk bersatu untuk kemajuan USU ke depan. Dengan keterpaduan yang erat, Wagubsu yakin tidak hanya satu, namun akan semakin banyak alumni USU yang akan berkiprah di tingkat nasional. "Saat ini USU hanya punya tiga kepengurusan tingkat provinsi (IKA USU Jakarta, IKA Sumut dan Aceh), untuk itu, paling tidak kepengurusan untuk provinsi di 1/3 provinsi di Indonesia merupakan keharusan untuk dibentuk," bebernya.
Menanggapi hal itu, Sofyan Raz tidak menyangkal pentingnya peranan alumni pada perguruan tinggi. Namun, tidak semuanya menyadari dan kemudian melakukan upaya tertentu yang mengarah kepada pemanfaatan alumni kepada pengembangan perguruan tinggi. Untuk itu PP IKA USU akan membuat program menciptakan alumni yang penuh kekeluargaan dan saling mendukung satu sama lain.
"Kami akan mengundang seluruh. alumni untuk memaparkan program kami yang belum memahami apa maksud dari IKA USU. Selain itu kami juga akan mengupayakan pembentukan IKA USU di provinsi lain karena kami tahu, banyak alumni USU yang berada di provinsi lain," katanya.
Dia juga mengakui, banyak alumni yang dapat menggalang dana dari anggotanya untuk membantu almamaternya seperti membangun gedung untuk kantor atau pusat kegiatan mahasiswa ataupun untuk gedung perkuliahan dan lain sebagainya. "Kita juga mendengar dan tahu, bahwa keeratan keluarga alumni pada sebuah perguruan tinggi akan dapat memudahkan para alumni lainnya untuk memperoleh berbagai fasilitas dan kemudahan dalam upaya mendapatkan pekerjaan," ungkapnya.
Rektor USU Syahril Pasaribu, pengurus pusat IKA USU bertugas mempersiapkan pembentukan IKA USU di tingkat provinsi di seluruh Indonesia, minimal untuk dapat mencapai quorum bagi penyelenggaraan Munas IKA USU selambatnya tahun 2017 serta melaksanakan kerja-kerja strategis untuk tegaknya eksistensi IKA USU secara nasional dan bagi kemajuan USU.
"Selain itu menyempurnakan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta pedoman-pedoman organisasi lainnya. Keberadaan alumni memiliki peran strategis karena dapat melihat dari luar kampus. Hal ini dirasa perlu untuk kemudian dapat meningkatkan kemampuan para lulusan USU," ungkapnya. Pada pelantikan tersebut, rektor USU melakukan pelantikan yang ditandai dengan penyerahan pataka dan AD/ART IKA USU. (aje)


17.10 | 0 komentar | Read More

Kunker DPRK Pidie Jaya Ke Pemko Medan

Armia
Mewakili Wali Kota Medan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH Berpoto bersama Dengan Rombongan Kunker Yang Berjumlah 21 Orang Dipimpin Langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun, Rabu [29/01] ( beritasore/zili)

*Belajar Pengeloaan Asset & Retribusi Izin Tower

Medan ( Berita ) : Komisi C dan D DPR Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya di Balai Kota Medan, Kamis (29/1). Selain silaturahmi dan saling bertukar informasi, kunker ini juga dilakukan dalam rangka mempelajari tata cara pengelolaan asset, percepatan perubahan tipe status rumah sakit serta retrisbusi izin mendirikan bangunan tower.
Rombongan kunker yang berjumlah 21 orang ini dipimpin langsung Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun dan diterima Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH. Sebagai kabupaten yang masih berusia muda dan memiliki 8 kecamatan ini, Armia mengaku tertarik melakukan kunker lantaran tertarik dengan pesat dan majunya pembangunan di Kota Medan.
Untuk itulah Armia berharap mereka bisa mendapatkan banyak masukan dan saran dari Pemko Medan guna diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. "Yang menjadi prioritas utama dalam kunker ini, kami ingin mempelajari masalah pengelolaan asset daerah yang telah diterapkan Pemko Medan selama ini. Kami melihat Pemko Medan sangat baik dalam masalah pengelolaan asset daerah," kata Armia.
Selain pengelolaan asset, Armia mengaku pihaknya juga uingin mendapat masukan terkait bagaimana percepatan perubahan status tipe rumah sakit. Masukan itu nantinya akan mereka adopsi dan pelajari untuk selanjutnya diterapkan di Kabupaten Pidie Jaya. Sedangkan yang terakhir ingin belajar tentang pengelolaan izin retribusi pemasangan tower. "Kami berharap semua masukan ini dapat membantu dalam memajukan Kabupaten Pidie Jaya," ungkapnya.
Staf ahli Bidang Pemerintahan, Ristanto SH mengatakan siap memberikan masukan dan saran yang diinginkan DPRK Pidie Jaya. Karenanya dalam pertemuan itu, pihaknya telah mendatangkan sejumlah intansi terkait untuk memberikan masukan maupun informasi sesuai yang dibutuhkan sehingga tepat sasaran.
Dipaparkan Ristanto, sebagai kota terbesar nomor tiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, pembangunan Kota Medan saat ini diarahkan menjadi kota jasa, industri, perdagangan dan pendidikan. Saat ini tercatat ada 4 perguruan tinggi negeri dan 47 perguruan tinggi swasta. Kemudian memiliki 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 restoran besar, 67 rumah sakit swasta, 8 bank pemerintah dan 55 bank swasta.
Kemudian Ristanto menambahkan, ada 6 fokus pembangunan yang ditempuh Pemko Medan yaitu pembenahan masalah pendidikan bertahap dan berkelanjutan, perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase serta penataan pasar tradisional secara simultan. Lalu pembenahan pelayanan kesehatan, peningkatan pelayanan administrasi public, peningkatan disiplin PNS untuk peningkatan kapasitas sesuai tupoksi dan pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran.
"Mudah-mudahan lewat pertemuan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi, sekaligus menjadi momentum bagi kita bertukar informasi dan pengalaman untuk dapat dimanfaatkan dalam rangka mengembangkan upaya penyempurnaan penyelenggaraan pelayanan public, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," kata Ristanto. ( zili)


17.10 | 0 komentar | Read More

Prabowo Dukung Jokowi

Prabowo
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1). Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengatakan mereka bertemu dalam rangka silahturahim yang membicarakan masalah terkini bangsa. ( ant/Widodo S. Jusuf )

Bogor ( Berita ) : Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pihaknya mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan meyakini keputusan yang diambil terkait pengangkatan Kapolri dan kasus hukum pimpinan KPK sesuai dengan kehendak rakyat.
"Jadi kita singgung sebentar komitmen beliau untuk memperkuat dan menjaga institusi negara komitmen beliau, kita dukung Polri dan KPK sama-sama penting dan harus kita jaga bersama," kata Prabowo usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Kamis [29/01]sore. Sementara terkait pelantikan Kapolri, Prabowo mengatakan hal itu merupakan kewenangan Presiden dan pemerintah.
"Urusan lainnya, itu sebetulnya tugas dan hak eksekutif, kami sepakat tadi saya sampaikan hormati apapun keputusan yang diambil oleh presiden sebagai pemegang mandat dari rakyat Indonesia saya yakin beliau utamakan kepentingan rakyat dan piih yang terbaik untuk kepentingan bangsa," katanya.
Selain membicarakan masalah bangsa, Prabowo juga mengatakan kunjungannya ke Istana Bogor sebagai kunjungan balasan setelah sebelumnya, saat sebelum dilantik, Presiden Joko Widodo juga berkunjung ke kediaman Prabowo.
"Sebagai orang timur kita mengerti tata krama, saya mohon untuk diterima di kediaman resmi sebagai presiden, dalam pertemuan singkat saya sampaikan komitmen saya mendukung usaha bersama kita membangun bangsa Indonesia menjaga keutuhan bangsa dan sama-sama bertekad mengurangi kemiskinan dan menjaga kekayaan bangsa," kata Prabowo.
Tak lupa, Prabowo yang baru saja terpilih sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia mengundang Presiden untuk menghadiri acara penganugerahan gelar Pendekar Pencak Silat Utama sekaligus bertemu dengan jajaran pengurus Federasi Pencak Silat Dunia serta Ikatan Pencak SIlat Indonesia.
"Tradisi kita setiap Presiden adalah pendekar utama pencak silat Indonesia, saat itu beliau menerima pendekar utama dan pakaian pencak silat dan beliau menerima," paparnya.Pertemuan keduanya berlangsung sekitar satu jam mulai pukul 14.10 WIB. Prabowo datang dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang warna coklat sementara Presiden mengenakan kemeja batik lengan panjang warna biru. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Jadikan Sosok Rasullah Panutan Hidup

* Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di SMP Negeri 38 Medan

Medan ( Berita ) : Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Setda Kota Medan, Drs Hasan Basri menghadiri Tabligh Akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di SMP Negeri 38 Medan Jalan Marelan VII, kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (29/1). Melalui maulid ini diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di samping itu sosok Rasulullah harus menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari.
Dihadapan Kabag Agama dan Pendidikan Ilyas, Camat Medan Marelan P Parlindungan, Kepsek SMP Negeri 38 Medan Hj Rohanim Spd, seluruh guru dan siswa SMP Negeri 38 Medan, Hasan mengatakan kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk mengajar kepada umat tentang keimanan dan ketakwaan yang mendalam kepada Allah SWT.
Kemudian perjuangan, kesetiaan serta pemikiran beliau memberikan contoh kepada umatnya untuk selalu menebarkan kebaikan dan kedamaian sesuai dengan ajaran Islam. Kemudian selalu mengajak umat manusia untuk selalu menghargai ciptaan Allah SWT apapun itu.
Untuk itulah mantan Kadis Pendidikan Kota Medan ini sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini. "Peringatan maulid seperti ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Selain itu semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta sebagai sarana pembinaan mental masyarakat agar lebih religius. Apabila masyarakat memiliki mental yang religius sudah barang tentu akan mmembuat suasana Kota Medan yang kita cintai ini semakin aman dan kondusif," kata Hasan.
Diungkapkan Hasan lagi, kereligiusan masyarakat, khususnya para generasi muda akan berdampak pada sikap sikap saling menghargai antar sesama, berkeadilan sosial, berperikemanusiaan serta selalu mengedepankan musyawarah mencapai mufakat dan bersatu padu membangun kota.
Selain itu menurut Hasan Basri, ajaran Islam juga mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan baik tempat tinggal maupun di lingkungan tempat menuntut ilmu seperti sekolah-sekolah. Dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah, para siswa tentunya akan semakin sehat sehingga proses belajar mengajar menjadi lancar.
"Melalui peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini, mari kita bersama membina anak - anak didik kita agar semakin dekat dengan ajaran agama Islam. Untuk itulah saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas terlaksananya acara maulid ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua", ungkapnya.
Sementara itu Kepsek SMP Negeri 38 Medan, Hj Rohanim Spd mengatakan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H bertujuan mengajak dan memotivasi para guru serta seluruh siswa untuk meneladani sikap Rasullullah.
Melalui maulid ini, dia berharap menjadi inspirasi bagi para guru dalam mendidik dan membimbing para siswanya untuk selalu meneladani sikap Rasullullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu akan terbentuk cikal bakal generasi penerus bangsa yang gemilang.
"Selain melaksanakan maulid, upaya yang kita lakukan dalam membimbing para siswa supaya selalu meneladani sikap Rasulullah yakni dengan membuat kegiatan ekstakulikuler seperti belajar Al Quran dan tajwid. Disamping itu terdapat juga program untuk kelas IX para siswa juga harus khatam Alquran", jelas Rohanim.
Di samping itu tambah Rohanim lagi, dalam rangka membina dan menjadikan karakter para siswa - siswi seperti salah satu karakter Nabi Muhammad SAW yaitu sifat jujur, SMP Negeri 38 juga mendirikan kantin jujur, sehingga para siswa akan terlatih untuk bersifat jujur sejak dini. " Kantin ini juga sebagai laboraturium moral bagi para siswa - siswi di SMP Negeri 38," paparnya.
Sedangkan Al Ustad Syafi Umar Lubis dalam tausiah singkatnya mengatakan, Nabi Besar Muhammad SAW diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia, bukan menciptakan ahlak baru.
Jadi akhlak manusia ini ada yang kurang yakni akhlak beragama. Selanjutnya kepada para siswa , Al Ustad berharap melalui peringatan maulid ini terbuka wawasan agar para siswa dapat menjadikan Nabi Muhammad sebagai the best men atau contoh yang dapat bisa dicontoh. Sebab, saat ini banyak orang yang tidak dapat dicontoh baik itu akhlaknya maupun karakternya.(zili)


17.10 | 0 komentar | Read More

Sertijab Pangdam I/BB

Pangdam
Pangdam I/Bukit Barisan yang baru Mayjen TNI Edy Rahmayadi (kanan) bersama Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Winston P. Simanjuntak (kiri) diangkat sejumlah prajurit pada serah terima jabatan di Makodam I/Bukit Barisan, Medan, Sumut, Jumat (30/1). Edy Rahmayadi yang sebelumnya menjabat Pangdivif-1 Kostrad itu menjadi Pangdam I/Bukit Barisan menggantikan Winston P Simanjuntak yang selanjutnya menjadi Staf Khusus KSAD. ( ant/Septianda Perdana )


17.10 | 0 komentar | Read More

Hukuman Mati Tidak Bertentangan Dengan Konstitusi

Written By Unknown on Kamis, 22 Januari 2015 | 17.10

Jakarta ( Berita ) : Koordinator Kaukus Perempuan Muda Nahdlatul Ulama Susianah Affandy mengatakan hukuman mati produsen dan bandar narkoba tidak bertentangan dengan konstitusi. "Jika mengacu pada pasal 28 UUD 1945 maka hukuman mati bagi produsen dan bandar narkoba tidak bertentangan dengan konstitusi," ujar Susianah di Jakarta, Kamis [22/01].
Kejahatan yang dilakukan produsen dan pengedar narkoba dalam bahasa konstitusi di Indonesia masuk dalam kategori mengganggu ketertiban umum dan keadilan sosial, yakni pasal 28 J Bab XA UUD 1945. "Karena sekali lagi, kejahatan narkoba termasuk bagian dari kejahatan yang sangat serius, yakni membunuh banyak generasi," katanya.
Dalam hal membunuh jiwa manusia, para ahli fatwa di Indonesia sepakat hukumannya adalah dibunuh. Dalam hukum Islam dikenal dengan istilah qishash, yakni hukuman yang ditetapkan dengan cara yang sama dengan tindakan yang telah dilakukan seperti membunuh pembunuh, memotong tangan orang yang mencuri dan lain sebagainya.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan setidaknya 40 orang meninggal dunia setiap harinya akibat mengonsumsi narkoba. Kejahatan narkoba juga menyebabkan banyak anak-anak putus sekolah serta mengalami gangguan kejiwaan. "Melihat dampak yang ditimbulkannya, hukuman mati wajar kiranya diberikan kepada produsen maupun pengedar narkoba," kata dia. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Calon Direksi PDAM Tirtanadi Uji Visi Misi Di Hadapan Dewan Pengawas

MEDAN (Berita): Calon Direksi PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara Kamis (22/1) menjalani tes uji kelayakan visi misi. Mereka mengungkan visi misi di hadapan Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi yakni Hardi Mulyono (Sekretaris) dan anggota Nurdin Lubis, Ahmad Taufan Damanik dan JB Siringo-ringo. Sedangkan Ketua Dewan Pengawas Hasban Ritonga tidak ikut menghadirinya.
Sekretaris Dewan Pengawas Hardi Mulyono kepada Berita Kamis (22/1) mengatakan sebanyak 23 orang calon direksi yang sebelumnya sudah menyelesaikan tes kesehatan di RSU Adam Malik ikut menyampaikan visi misi. Menurut Hardi, dari 23 orang calon direksi yang tes kesehatan tersebut walaupun tidak lulus tes, tapi tidak masalah menyampaikan visi misi."Kita mau tahu visi misi mereka mau dibawa kemana PDAM Tirtanadi ini," kata Hardi.
Menurut dia, penyampaian visi misi ini untuk mengetahui apa kira-kira strategi dia memajukan PDAM Tirtanadi. Setelah visi misi, jelas Hardi, maka dibentuk Tim Independen oleh Gubsu yang nanti tim ini akan menguji psikologi, leadership. Setelah itu, akan tersaring lagi beberapa nama untuk menduduki jabatan direksi. "Gubsu dan tim independen yang akan menetapkan alokasi jabatan direktur utama dan direksi lainnya," kata Hardi.
Anggota Dewan Pengawas Ahmad Taufan Damanik menambahkan uji kelayakan visi misi ini mulai Kamis, Jum'at dan berakhir Senin 26 Januari 2015.
Calon direksi yang uji kelayakan berdasarkan abjad, sehingga Kepala Divisi Publik Relation PDAM Tirtanadi Ir Amrun, termasuk yang uji kelayakan tahap pertama Kamis (22/1). Satu hari ada dua sesi mulai pukul 09.00-13.00 WIB dan dilanjutkan sesi kedua pukul 14.00 WIB-18.00 WIB, mereka tes di lantai empat Kantor PDAM Tirtanadi Jalan SM Raja Medan.
Untuk Direksi PDAM Tirtanadi periode 2015-2019 ada perubahan nama jabatan direktur yakni Dirut, Direktur Air Limbah, Direktur Air Bersih dan Direktur Administrasi dan Keuangan. (Wie)


17.10 | 0 komentar | Read More

Sumut Dilanda Krisis Energi

PEMPROV
Kabid Perencanaan Ekonomi dan Keuangan Bappeda Provinsi Sumut, Hasmirizal Lubis (tengah) dan Kadis Tamben Sumut Eddy Salim (kanan, menyampaikan materi pada Seminar Perencanaan Energi Sumatera Utara, di Medan, Sumut, Kamis (22/1). Kegiatan kerjasama USAID dan Pemprov Sumut tersebut, membahas krisis energi di Sumatera Utara agar dapat teratasi. ( ant/Irsan Mulyadi )

MEDAN (Berita): Sampai saat ini Sumatera Utara masih dilanda krisis energi, Khususnya energi listrik padahal Sumut mempunyai banyak potensi sumber daya alam (SDA) seperti biogas, hidro dan air. Hal itu ditegaskan Gubsu H Gatot Pujo Nugroho kepada wartawan usai membuka seminar "Perencanaan Energi Sumatera Utara" di hotel JW Marriot Medan Kamis (22/1) siang.
Seminar itu diselenggarakan USAID Indonesia Clean Energy Development (ICED) dan Konsulat Amerika Serikat di Medan. Hadir di sana Konsul AS Perwakilan Sumatera Y Robert Ewing, Wiliam R Meade, Chief of Party ICED, Asisten II Ekbang Provsu Hj Sabrina dan Hj Hidayat, Kepala Bapedalda Sumut.
Gubsu menjelaskan data Desember 2014, kelistrikan Sumut mengalami defisit rata-rata 219 MW, tapi kemarin sudah 90 MW. Defisit ini menurutnya karena beberapa pembangkit berlum beroperasi seperti PLTU Pangkalan Susu 2x200 MW dan Nagan Raya 2x100 MW. "Kalau dua pembangkit ini beroperasi penuh maka diharapkan tidak ada lagi defisit," katanya.
Juga PLTA Asahan III, kata Gatot, sudah diberikannyas izin lokasi ternyata persoalannya pada pembebasan lahan. Selain itu, potensi mini hidro di Sumut mencapai 800-1000 MW tapi belum bisa diberdayakan mengingat belum ada perusahaan yang mau investasi ke sana.
Gatot kini minta kepada Bank Sumut untuk pendanaan bagi perusahaan yang mau membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM). "Kalau USAID ICED kerjasama dengan PLN maka untuk pembangunan mini hidro kerjasama dengan Bank Sumut," tegasnya.
USAID ICED yang mendampingi pembentukan energi bersih di Sumut, menurut
Gubsu, juga sejalan dengan keinginan Pemprovsu untuk membangun "Sumut menjadi Zona Industri Ramah Lingkungan". "Saya bermimpi Sumut menjadi zona ramah lingkungan dan itu sangat memungkinkan," tegas Gatot.
Gatot juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Amerika atas kerjasamanya melalui program ICED selama beberapa tahun terakhir. Gubernur berharap agar kerjasama ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan untuk melibatkan pemangku kepentingan yang lebih banyak di provinsi Sumatera Utara.
Konsul AS Perwakilan Sumut Y Robert Ewing mengatakan energi terbarukan dan efisiensi energi dikenal juga dengan energi bersih yang memegang potensi terluas untuk perubahan iklim, menstimulasi investasi swasta di bidang infrastruktur dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara meluas.
Indonesia, kata Ewing, juga seperti Amerika Serikat, telah menjadi sumber emisi gas rumah kaca. Di tahun 2009, Presiden SBY berkomitmen untuk mengurangi emisi CO2 di Indonesia sebesar 26 persen terhadap lintasan bisnis di tahun 2020, komitmen pengurangan terbesar yang dilakukan oleh negara berkembang. Sesuai ketersediaan dukungan dana internasional, Presiden Yudhoyono juga berkomitmen untuk pengurangan sebesar 41 persen emisi gas rumah kaca.
Sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 61 tahun 2011 untuk pengembangan Action Plan tingkat Nasional untuk Reduksi Efek Rumah kacaatau disebut RAN GRK dengan total pengurangan 32.8 MtCO2 di sektor energi, 82 persen diantaranya berasal dari energi terbarukan dan efisiensi energi.
Kebijakan Energi Nasional tahun 2014 juga mengharapkan kenaikan yang cukup besar untuk kontribusi sumber energi baru dan terbarukan dari level yang saat ini kurang dari 10 persen menjadi 23 persen di tahun 2025. "Dan rencana pembangunan ekonomi jangka waktu menengah secara nasional diharapkan dapat mempromosikan "pertumbuhan hijau"," katanya.
Namun tantangan sesungguhnya, kata Ewing, adalah untuk mencapai jalur pembangunan yang benar-benar rendah emisi di sektor energi jika antisipasi peningkatan permintaan listrik yang harus dipenuhi, dan jika akses diperluas sampai pada keempat sisa penduduk yang belum memiliki sambungan untuk energi modern.
"Kerjasama ini merupakan perwujudan komitmen pemerintah Amerika terhadap Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," katanya.
Pemerintah Amerika melalui salah satu program USAID yang bertajuk Indonesia Clean Energy Development (ICED) – Pembangunan Energi Bersih Indonesia, menyerahkan hasil pemodelan energi dan peta GIS multi region kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Model ini dibangun oleh tim yang terdiri dari staff Bappeda, Dinas Pertambangan dan Energi, serta tenaga ahli ICED.
Sebagai model energi multi region tingkat provinsi yang pertama di Indonesia, hasil ini akan digunakan oleh Pemda untuk membuat Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebagaimana diwajibkan dalam Perpres no 1/2014 tentang Pedoman Rencana Umum Energi Nasional. Dengan adanya perencanaan energi yang terintegrasi, diharapkan krisis energi di provinsi Sumatera Utara dapat teratasi dengan baik.
William R Meade, Chief of Party ICED mengatakan bahwa selain pemodelan RUED, ICED juga telah membantu Bappeda dalam menyusun Rencana Aksi Daerah untuk pengurangan emisi gas rumah kaca di bidang energi dan bekerjasama dengan PLN wilayah Sumatera Utara untuk memetakan Jaringan 20 KV untuk pengembangan energi terbarukan di Sumatera Utara.
Ia menyebut USAID ICED mulai di Medan tahun 2011 dan berakhir awal Januari 2015 sudah menyelesaikan 114 proyek energi terbarukan, 872 MW proyek energi terbarukan, rencana investasi 1,8 miliar dolar AS dan reduksi emisi 2,2 juta ton per tahun CO2.
Retno Setianingsih, Energy Program Specialist, USAID Indonesia menambahkan, "Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu fokus kegiatan kami, karena posisinya yang strategis di koridor Sumatera serta adanya dukungan yang baik dari pemerintah daerahnya". (wie)


17.10 | 0 komentar | Read More

Demokrat Minta Presiden Tolak Intervensi Ketum Parpol

Jakarta ( Berita ) : Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan meminta Presiden Joko Widodo menolak segala bentuk intervensi ketua umum partai politik dalam kebijakan yang diambilnya.
"Pak Jokowi fokus saja pada tugas dan kewenangannya dan jika ada upaya intervensi dari ketum-ketum (parpol) apalagi yang bertentangan nurani publik, tolak saja," katanya dalam pesan Blackberry di Jakarta, Kamis [22/01].
Hal itu dikatakan Ramadhan Pohan menanggapi dilantiknya sembilan orang anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Ramadhan menilai Jokowi adalah Presiden dan Kepala Negara yang tanggung jawabnya hanya ke negara.
Menurut dia, Presiden Jokowi tidak bisa didikte oleh ketum parpol dan harus dibedakan tugas negara dan tugas parpol. Dia membandingkan ketika pemerintahan Presiden SBY yaitu ketika penunjukan pejabat politik tidak pernah terjadi gejolak. "Hal itu karena Pak SBY sebagai Presiden memegang kendali, semua pasti melalui rapat dengan melibatkan Wapres, Mensesneg, Seskab, dan Menko," ujarnya.
Ramadhan juga menjelaskan untuk jabatan di BUMN mekanismenya sama seperti itu ada rapat TPA.
Menurut dia, ketika itu SBY mendelegasikan penuh kewenangan sesuai aturan dan norma, serta apabila ada koreksi, tidak sampai lima persen karena mendapat laporan dari warga. "Karena dibahas formal dan tidak ada kongkalikong apalagi deal politik bawah meja, makanya lancar," katanya.
Presiden Joko Widodo melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara pada Senin (19/1). Sembilan anggota Wantimpres yang dilantik itu adalah Sidarta Danusubrata, Suharso Monoarfa, Jan Darmadi, Rusdi Kirana, Yusuf Kartanegara, Subagyo Hadi Siswoyo, Abdul Malik Fadjar, Sri Adiningsih, dan Hasyim Muzadi.Kesembilan anggota Wantimpres itu merupakan usulan partai pendukung Jokowi dan beberapa di antaranya adalah kalangan profesional. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Presiden Hadiri Rapat Koordinasi Dengan Bupati – Walikota Se Indonesia

Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan berdiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan) memberikan pengarahan pada rapat koordinasi dengan para bupati dari wilayah pulau Sumatera di Ruang Garuda, Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1). Rakor tersebut merupakan tindak lanjut kegiatan Musrenbangnas RPJMN Tahun 2015-2019 pada 18 Desember 2014 yang membahas sejumlah agenda diantaranya kedaulatan pangan, infrastruktur, potensi kelautan, sumber daya alam, energi dan kendala dalam perijinan serta pelayanan. ( ant/Widodo S. Jusuf )

Bogor, Jawa Barat ( Berita ) : Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri rapat koordinasi dengan bupati dan walikota seluruh Indonesia yang diadakan Kamis di Istana Kepresidenan Bogor.
Berdasarkan pernyataan pers yang diterima Antara dari Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, rapat koordinasi yang dilaksanakan pada 22-23 Januari ini akan membahas agenda pemerintah antara lain mengenai peningkatan produktifitas sektor pertanian, penguatan infrastruktur perhubungan dan maritim.
Selain itu, pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau pulau kecil, peningkatan iklim investasi, penguatan infrastruktur energi dan kendala dalam aplikasi perizinan, serta tumpang tindih peraturan perundang-undangan.
Rapat koordinasi ini akan diikuti oleh bupati dan wali kota dari 416 kabupaten dan 98 kota. Pelaksanaan rapat akan dibagi dalam lima sesi dimana sesi satu1-empat akan diikuti oleh seluruh bupati sedangkan sesi lima dikhususkan untuk wali kota seluruh Indonesia. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Dua Bendungan Irigasi Lawa Alas Target Pembangunan Pemkab Agara

Written By Unknown on Rabu, 21 Januari 2015 | 17.10

KUTACANE (Berita) : Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Pemkab Agara) melalui Dinas Pengairan Agara secara resmi,pada Selasa (20/01) melaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan irigasi di Desa Mendabe Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara.

Peletakan batu pertama pembangunan irigasi itu secara langsung dilakukan oleh Bupati Aceh Tenggara,H Hasanuddin B,juga turut dihadiri Wakil Bupati,H Ali Basrah,Ketua DPRK Agara,Irwandi Desky,Dandim 0108 Agara,Letkol Inf Kurniawan,para msupida plus,kepala SKPK,para pejabat terkait yang ada di lingkup Pemkab Aceh Tenggara.

Kepala Dinas Pengairan Aceh Tenggara,Ir.M Husin,mengatakan tahun ini Pemkab Aceh Tenggara melalui Dinas Pengairan sudah merencanakan untuk membangun dua bendungan irigasi raksasa di wilayah Sungai Lawe Alas yang menurut perhitungan akan dibangun sepanjang 2.000 hektare. Dan pembangunan proyek terbesar itu adalah bendungan Lawe Alas Kanan dengan dana sekitar Rp 80 miliar dan bendungan lawe Alas kiri sekitar Rp 40 miliar lebih. Direncanakan pembangunan dua bendungan di sungai Lawe Alas itu akan mulai dilaksanakan pada tahun ini juga,ujarnya.

Sebab untuk rencana pembangunan dua bendungan raksasa di sungai lawe alas ini,Bupati Agara akan melakukan rapat secepatnya dengan sejumlah pejabat terkait agar pembangunan bendungan ini dapat segera terwujud,tukas Husin Kadis Pengairan Agara.

Sementara itu Bupati Aceh Tenggara,H Hasanuddin B,sebelum melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan irigasi di Desa Mendabe juga mengatakan,bahwa Aceh Tenggara merupakan salah satu Kabupaten pengimpor padi,sebab pada tahun 2012-2013 mantan Presiden RI,Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),telah memberikan piagam penghargaan atas program swasembada pangan.

Oleh karena itu sektor pertanian harus terus kita hidupkan dan tingkatkan di Aceh Tenggara. Sehingga pembagunan irigasi disektor pertanian harus menjadi prioritas utama kita,sebab hal itu merupakan salah satu program Presiden RI Joko Widodo. Selian itu pembangunan irigasi juga kini bertujuan untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,kata Bupati Agara.

Bupati juga meminta kepada Dinas Pertanian dan Dinas terkait yang ada di Aceh Tenggara agar kedepannya dapat melaporkan berbagai kegiatan disektor pertanian yang ada di Agara ke Kementrian Pertanian RI di Jakarta. Dan Saya sangat berharap Dinas Pengairan,Dandim 0108 Agara dan semua pihak terkait agar melakukan pembangunan irigasi di Desa Mendabe Kecamatan Babussalam ini dengan baik,sebagaimana yang kita harapkan bersama,sebut Bupati Agara H Hasanuddin B. (jp/aie)


17.10 | 0 komentar | Read More

Penderita HIV/AIDS Di Sumut 7.774

Medan ( Berita ) : Manajer Project Officer Global Fund Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Andi Ilham Lubis, mengatakan jumlah kumulatif orang yang terinfeksi HIV/AIDS di provinsi itu mencapai 7.774 jiwa.
"Mereka yang terinfeksi ini dominan pasangan dari orang atau kelompok yang berisiko tinggi dan pelanggan wanita pekerja seks (WPS). Jadi paling banyak akibat heteroseksual daripada narkoba suntik," katanya di Medan, Selasa [20/01]. Ia mengatakan mereka yang terinfeksi HIV/AIDS ini lebih banyak ditemukan pada laki-laki daripada perempuan.
"Jadi, jumlah perempuan dan laki-laki terinfeksi HIV/AIDS itu, bisa dibilang 1 banding 3. Artinya laki-laki yang cenderung terinfeksi. Penularannya melalui aktifitas seksual paling dominan," katanya.
Pada bagian lain ia mengatakan saat ini banyak remaja yang mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, yang dinilai cukup berbahaya, sebab narkoba jenis ini sangat erat kaitannya dengan perilaku seks bebas.
Sebab, sabu-sabu mengandung zat amfetamin yang bisa meningkatkan gairah seks bagi penggunanya. "Jika remaja banyak yang mengonsumsi sabu-sabu, maka gairah seks meningkat sehingga bisa berdampak pada perilaku seks bebas yang mengakibatkan terinfeksi HIV/AIDS," katanya.
Menurut dia banyak faktor yang menyebabkan remaja sudah melakukan seks bebas dan konsumsi narkoba, diantaranya kurangnya perhatian dan bimbingan agama dari orangtua, kurangnya perhatian lingkungan atau orang-orang di sekitar cenderung bersifat individualisme. "Selain itu, banyaknya informasi-informasi dari internet yang bisa merusak atau menurunkan kualitas moral anak-anak," katanya. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Mahasiswa UMSU Bakti Sosial di Kabupaten Batubara

MEDAN (Berita): Seratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dari Fakultas Ekonomi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mengadakan bakti sosial di desa Durian, Kecamatan Medan Deras Kabupaten Batubara mulai 14 sampai 18 Januari 2015 lalu.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisariat IMM Fakultas Ekonomi UMSU Kamarul Zaman didampingi Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Cabang IMM Kota Medan M Shareza Hafiz, Ketua Bidang SPM Ismail Simatupang dan Adi Syahputra. Dikatakan, kegiatan bakti sosial ini meliputi pengobatan gratis, gotong royong dan tabligh akbar dengan menghadirkan pendakwah dari kota Medan.
Kamarul menambahkan, kegiatan ini intinya sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai sarana untuk lebih mendekatkan mahasiswanya kepada masyarakat setempat. "Oleh karena itu disini kami sangat mengharapkan dukungan dan peran serta Pemkab Batubara agar sukses kegiatan ini," jelasnya.
Selama pelaksanaan kegiatan bakti sosial di desa tersebut, antusias warga sangat tinggi dan menerima kedatangan mahasiswa IMM FE UMSU ini. Salah satunya warga merasa senang karena mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan gratis dan penyuluhan maupun siraman rohani dari penceramah agama. Sebelumnya Kabag Humas Pemkab Batubara Andri Rahadian menyambut baik dan positif kegiatan tersebut dan sangat mendukung kegiatan kemahasiswaan itu yang memberikan manfaat cukup baik.
"Pemkab Batubara juga memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian mahasiswa FE UMSU yang sudah datang dan memberikan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya. Kita mengharapkan kegiatan ini terus berlanjut di tahun mendatang dan pihaknya senantias akan memberikan bantuan moral dan lokasi di desa terpencil sebagai tempat mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Ditempat terpisah Dekan FE Zulaspan Tupti SE MM mengharapkan agar mahasiswa maupun lulusan UMSU dapat berkontribusi positif di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam pengabdian kepada masyarakat. Selain mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh mahasiswa di kampus, kepekaan mahasiswa dan kepedulian terhadap sesama umat manusia harus tetap dibina dan ditingkatkan.
Salah satunya adalah perwujudan atas bakti sosial ini, karena UMSU memiliki motto unggul, cerdas dan terpercaya yang bermakna bahwa mahasiswa dan lulusan tidak hanya unggul dan berprestasi di bidang intelektualitasnya tapi juga diharapkan memiliki rasa empati terhadap masyarakat yang membutuhkan baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya.(aje)


17.10 | 0 komentar | Read More

ITM Wisuda 298 Sarjana

MEDAN (Berita): Sebanyak 298 orang lulusan dilantik oleh Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Prof Dr Ilmi Abdullah MSc dari 10 jurusan dan tiga fakultas pada acara wisuda sarjana period eke-49 tahun 2015 di Selekta Convention Hall Jl Listrik Medan, Selasa (20/1).
Wisuda sarjana tersebut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Cemerlang SE, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, MSc, MA, Ph.D, Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin MSi, para wakil rektor, dekan, ketua jurusan di lingkungan ITM.
Kepada para alumni, Rektor Prof Ilmi berpesan agar senantiasa menjaga nama baik dan nama besar almamaternya ITM, karena apapun kesan wisudawan yang menjalani pendidikan di kampus ITM telah menjadi salah satu anak tangga dalam kehidupan untuk meraih kesuksesan sejati tidak diukur dari materi, jabatan dan kekuasaan yang diperolehnya. Namun, dari martabat yang diberikannya pada orang lain.
"Semakin besar manfaat seseorang pada lingkungannya maka semakin sukseslah orang tersebut baik di dunia maupun di akhirat," tambahnya. Sedangkan Ketua Pembina Yayasan Cemerlang mengatakan, wisuda bagi setiap perguruan tinggi merupakan seremoni yang menandai berakhirnya sebuah proses pendidikan, sekaligus merupakan indikator berlangsungnya aktifitas akademik dengan baik.
Dengan demikian sesungguhnya wisuda merupakan sebuah bentuk pertanggung jawaban penyelenggaraan kepada masyarakat dan pemerintah. Sementara bagi para wisudawan sendiri, meskipun wisuda menjadi tanda berakhirnya proses belajar secara akademik.
Namun pada hakekatnya justru menjadi awal untuk memasuki kehidupan nyata yang penuh tantangan dan romantika yang memerlukan upaya untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar diluar konteks akademik.
Untuk itulah kata Cemerlang mengingatkan para wisudawan agarjangan pernah berhenti untuk terus mengembangkan diri di dunia nyata, salah satunya senantiasa tekun belajar dan bekerja keras meraih prestasi dan cita-cita.
Yayasan Pendidikan Dwiwarna merasa bangga atas keberhasilan ribuan alumni yang tersebar di seluruh nusantara bahkan sebagian alumni berada dan mengabdikan diri sebagai dosen, tenaga peneliti di luar negeri.
Hampir semua lulusan tersebut telah terserap di dunia kerja, termasuk sebagian besar yang diwisuda saat ini. Kepercayaan yang besar dari dunia kerja selama ini senantiasa memotivasi untuk terus melakukan peningkatan mutu akademik, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan SDM dan penyempurnaan kurikulum.
Ketua Panitia Wisuda Sarjana ITM Ir Indra Kesuma Hadi MT melaporkan dari 298 lulusan yang diwisuda berasal dari 10 jurusan untuk tiga fakultas yakni, Fakultas Teknologi Industri jurusan teknik mesin sebanyak 113 orang, jurusan teknik elektro 35 orang, jurusan teknik industry 18 orang, jurusan teknik kimia 19 orang dan jurusan teknik informatika 32 orang.
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan jurusan teknik sipil 37 orang, jurusan teknik arsitektur 16 orang, jurusan teknik pertambangan 12 orang dan jurusan teknik geologi 5 orang. Wisudawan terbaik pada wisuda sarjana kali ini berjumlah 6 orang dengan criteria memiliki IPK 3,50 dan masa studi 4,5 tahun.(aje)


17.10 | 0 komentar | Read More

Wakapolri Puji Kepemimpinan Mantan Kapolri Sutarman

Kapolri
PENYERAHAN TUGAS WEWENANG KAPOLRI : Mantan Kapolri Jenderal Pol. Sutarman (kiri) bersama Plt. Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti (kanan) mengikuti upacara Penyerahan Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab Kapolri Kepada Wakapolri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/1).). Sutarman menyerahkan wewenang tanggung jawabnya kepada Badrodin Haiti yang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan tugas dan fungsi kewenangan Kapolri. (ant/Sigid Kurniawan

Jakarta ( Berita ) : Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Badrodin Haiti memuji kepemimpinan mantan Kapolri Jenderal Pol Sutarman. "Ketegasan Pak Jenderal, kepemimpinannya selama ini patut kami teladani dan kami lanjutkan," kata Badrodin dalam acara Ramah Tamah Pelepasan Kapolri Jenderal Pol Sutarman dan Ibu Elly Sutarman, di PTIK, Jakarta, Rabu [21/01].
Pihaknya juga menyoroti keberhasilan mantan Kapolri dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu 2014. Dalam acara tersebut, Badrodin mewakili seluruh jajaran Polri menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan Sutarman yang telah menjabat sebagai Kapolri selama satu tahun tiga bulan.
Sementara pihaknya yang saat ini mengemban tugas sebagai pelaksana tugas Kapolri, menyatakan bahwa dirinya akan menghadapi masalah cukup berat untuk menyatukan internal Polri di tengah adanya kasus yang menjerat calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Untuk itu ia meminta jajaran Polri untuk merapatkan barisan agar tetap kompak sehingga Polri mampu melewati masa krisis tersebut.
"Internal Polri perlu solid. Mudah-mudahan kita semua bisa melewati masa krisis ini dengan baik. Kami mohon bimbingan Pak Sutarman karena apa yang kami hadapi ke depan masih cukup berat," kata Badrodin.
Sementara mantan Kapolri Jenderal Pol Sutarman meminta Badrodin untuk segera melakukan konsolidasi internal demi menjaga integritas dan soliditas institusi Polri ditengah pergantian kepemimpinan Polri. "Pesan saya ke Bapak Badrodin, agar segera dilakukan konsolidasi ke dalam, jaga integritas, soliditas dan profesionalitas kesatuan," kata Sutarman.
Sutarman juga mengucapkan selamat kepada Wakapolri dan memintanya agar menjalankan amanah, tanggung jawab serta tugas-tugas Kapolri dengan baik. Suasana haru turut menyelimuti acara pelepasan tersebut ketika Ibu Elly bersalaman dengan para pejabat Polri. Sebaliknya wajah Jenderal Sutarman tampak tegar dan senyuman selalu merekah di bibirnya.
Selain dilakukan upacara pedang pora, paduan suara Polri dan ratusan personel polisi bernyanyi dan bertepuk tangan mengiringi langkah Sutarman dan istri menuju kendaraan pribadinya.
Dalam acara tersebut, hadir para pejabat tinggi negara seperti Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, KASAU Marsekal Madya TNI Agus Supriatna, KASAL Laksamana Madya TNI Ade Supandi dan Wakasad Letjen TNI M. Munir serta para kapolda se-Indonesia dan pejabat-pejabat utama Mabes Polri. Sementara penyanyi Marcell Siahaan dan Ruth Sahanaya juga turut mengisi kemeriahan acara pelepasan yang dipandu oleh MC presenter Ferdy Hasan tersebut. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Hukuman Mati Lindungi Anak Bangsa

Written By Unknown on Senin, 19 Januari 2015 | 17.10

Jakarta ( Berita ) : Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan hukuman mati untuk para pelaku kejahatan narkoba justru untuk melindungi hak hidup manusia dan anak bangsa.
"KPAI mendukung langkah tegas Presiden Joko Widodo dan Jaksa Agung dalam melakukan perang terhadap kejahatan narkoba. Komitmen kuat itu ditunjukkan dengan tidak ada kompromi dengan eksekusi mati penjahat narkoba," kata Asrorun di Jakarta, Senin [19/01].
Dia mengatakan KPAI merasa prihatin peredaran ilegal narkoba demikian masifnya di tengah masyarakat dan terus menyasar anak-anak. Prevalensi usia anak yang menjadi korban narkoba mengalami tren semakin dini.
Narkoba, kata dia, telah menjadi ancaman serius bagi masa depan anak-anak Indonesia. Untuk itu, langkah tegas terhadap penjahat narkoba tanpa kompromi adalah wujud nyata komitmen perlindungan anak dan komitmen untuk menyelamatkan anak.
Menurut dia, sedikitnya 4,5 juta masyarakat Indonesia telah menjadi pemakai narkoba. Dari jumlah itu, 1,2 juta sudah tidak bisa direhabilitasi karena sudah sangat parah dan antara 30-40 orang setiap harinya meninggal dunia karena narkoba.
"Hukuman berat bagi penjahat narkoba adalah salah satu langkah penting dalam wujudkan perlindungan anak," kata dia. Lebih lanjut, dikatakannya eksekusi mati terhadap penjahat narkoba justru untuk kepentingan menjaga kelangsungan hidup berbangsa, bernegara dan bermasyarakat secara umum yang merupakan mandat konstitusi.
"KPAI sebagai salah satu lembaga HAM nasional menegaskan, dalam konteks HAM, hukuman mati tidak bertentangan dengan HAM. Justru itu untuk melindungi hak hidup manusia," katanya.
Hak hidup dalam konteks HAM adalah hak dasar. Hak asasi masyarakat yang bersifat kolektif harus didahulukan dari pada hak asasi yang bersifat individu. "Perlindungan terhadap hak asasi korban harus didahulukan dari pada hak pelaku kejahatan. Ini prinsip umum," kata dia.
Bahkan hukuman mati untuk pelaku kejahatan narkoba di Indonesia sudah sesuai peraturan yang berlaku.
"Dengan demikian, hukuman mati menemukan aspek konstitusionalitasnya dalam kerangka perlindungan kepentingan masyarakat yang bersifat umum. Terlebih lagi, MK menegaskan, hukuman mati itu konstitusional," katanya. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Empat TKI Terancam Hukuman Mati Di Singapura

Batam ( Berita ) : Sebanyak empat orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Singapura terancam hukuman mati oleh pengadilan setempat karena terlibat kasus pembunuhan dan narkotika obat-obatan terlarang.
"Saat ini KBRI Singapura masih menangani empat kasus dengan ancaman hukuman mati, yaitu tiga kasus pembunuhan yang dilakukan oleh PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga) dan satu kasus narkoba," kata Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar RI untuk Singapura Sukmo Yuwono dalam rilis yang diterima Antara di Batam, Senin [19/10] .
Seluruh kasus dengan ancaman pembunuhan itu sudah ditangani KBRI dengan menyewa pengacara setempat. Berdasarkan catatan KBRI, sejak 2009 KBRI Singapura telah berhasil membebaskan 11 WNI yang terancam hukum mati menjadi hukuman seumur hidup, 20 tahun ataupun 10 tahun, bahkan ada yang dihukum lima tahun penjara.
Sementara itu, KBRI untuk Singapura juga mencatat 362 orang WNI tengah menjalani hukuman dari berbagai kasus kriminal di Singapura. KBRI terus memberikan perhatian kepada seluruh WNI yang tengah menjalani hukuman dengan menjenguk di tahanan. "Selama 2014, KBRI Singapura telah melakukan kunjungan rutin ke penjara sebanyak 16 kali," kata dia.
Selain masalah kasus kriminal, KBRI Singapura juga membantu berbagai perlindungan dan pelayanan kepada warga Indonesia yang berada Singapura KBRI Singapura mengklaim pada 2014 telah mencapai performa baik dalam memberikan perlindungan dan pelayanan warga.
Sukmo mengatakan selama 2014 KBRI Singapura telah memberikan legalisasi perpanjangan Kontrak Kerja bagi PLRT yang bekerja di Singapura sebanyak 15.300 dengan gaji minimum per September 2014 adalah sebesar 500 dolar Singapura.
"Jumlah kasus TKI yang berhasil diselesaikan selama 2014 adalah sebanyak 1.285 kasus, dengan berhasil mengurus pembayaran gaji PLRT Indonesia sebesar 227.329 dolar Singapura.
Pada tahun 2014, KBRI Singapura juga berhasil membantu proses klaim asuransi TKI dan Anak Buah Kapal 1.169.063 dolar Singapura dan telah diserahkan secara langsung ke para ahli waris.
Duta Besar Andri Hadi menyampaikan pelayanan publik di KBRI Singapura merupakan prioritas tugas dan tanggungjawabnya sebagai Duta Besar, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden dan Menteri Luar Negeri "negara harus hadir" dalam mememberikan setiap pelayanan dan perlindungan WNI di wilayah akreditasi Singapura. Dengan capaian kinerja pelayanan publik 2014, Duta Besar berharap peningkatan capaian pada tahun 2015. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Posisi Plt Kapolri Belum Jelas

Jakarta ( Berita ) : Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa mengatakan status Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti perlu diperjelas lagi mengenai posisinya. "Ini Plt siapa? Plt-nya Komjen Pol Budi atau Jenderal Pol Sutarman ?," kata Desmond mempertanyakan posisi Plt Kapolri di Gedung Nusantara I Jakarta, Senin [19/01] .
Menurutnya, jika yang dimaksud adalah Plt dari Jenderal Pol Sutarman dalam konteks Undang-Undang Pasal 11, maka Presiden seharusnya meminta persetujuan DPR dalam memberhentikan dan mengangkat Kapolri baru, bukan Plt. "DPR sudah menyetujui memberhentikan Jenderal Pol Sutarman dan mengangkat Komjen Pol Budi Gunawan, tapi ini Plt nya di posisi siapa, kan kurang jelas," ujarnya.
Ia menjelaskan seharusnya Presiden melantik atau mengangkat Komjen Pol Budi Gunawan terlebih dahulu, baru kemudian menonaktifkan tugasnya untuk menghadapi proses hukum, dan baru mengangkat Plt untuk menggantikan jabatannya sementara.
"Jika sudah sesuai dengan alur, barulah DPR akan menggunakan hak-haknya seperti hak angket, hak interplasi atau DPR bersurat kepada Presiden mengenai kejelasan masalah ini," tuturnya.
Ia menyatakan Komisi III tidak bisa membiarkan pelanggaran hukum ini terus berlama-lama terjadi. "Kami tidak akan berdiam diri, besok semua akan dirapatkan kembali, semoga menjadi lebih jelas," katanya. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Komisi III Minta Presiden Tentukan Sikap Tegas

Jakarta ( Berita ) : Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin meminta Presiden Joko Widodo menentukan sikap yang tegas terhadap polemik terkait pengganti Kepala Polri secepatnya.
"Dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, Presiden harus tentukan sikapnya, mengatasi masalah jabatan Kapolri atau penggantinya," ujar Aziz Syamsuddin di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin [19/01] .
Ia berpendapat masalah jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri tidak boleh berlama-lama, karena mengganggu keputusan strategis. "Jangan lama-lama, karena Plt tidak bisa memutuskan kebijakan yang bersifat strategis, legitimasinya kurang," kata Aziz.
Ia menjelaskan, jika dalam dua hari tidak ada sikap dari presiden, maka fraksi-fraksi akan mengadakan rapat untuk disampaikan kepada pimpinan DPR. "Akan kami rapatkan bagaimana sikap resmi presiden, dan juga bisa disampaikan kepada pimpinan DPR," ujarnya.
Penentuan sikap presiden harus cepat karena Aziz berpendapat pemberhentian Jenderal Pol Sutarman sebagai Kepala Polri dinilai tidak sesuai aturan.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Pasal 11 Ayat 1 hingga 5, pemberhentian seorang Kapolri secara otomatis akan mengangkat lagi Kapolri baru, bukan seorang pejabat Plt. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Fadli Zon : Presiden Belum Komunikasikan Plt Kapolri

Jakarta ( Berita ) : Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan Presiden Joko Widodo belum melakukan komunikasi dengan DPR terkait posisi Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolri. "Belum ada (komunikasi)," kata Fadli Zon usai menghadiri pelantikan anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakart, Senin [19/01].
Menurut Fadli, berdasarkan Pasal 11 ayat (5) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian bahwa presiden harus melalui persetujuan DPR dalam mengangkat Plt Kapolri. Pasal 11 ayat (5) UU Kepolisian berbunyi: "Dalam keadaan mendesak, Presiden dapat memberhentikan sementara Kapolri dan mengangkat pelaksana tugas Kapolri dan selanjutnya dimintakan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat".
"Kalau memang itu Plt maka menyalahi prosedur karena Plt harus melalui persetujuan DPR," kata Fadli Zon. Namun, lanjutnya, jika bukan Plt tidak menimbulkan masalah. "Dia sebagai Wakapolri tapi menjalankan tugas kapolri. Tergantung bahasa SK atau Keppresnya," katanya.
Fadli Zon berharap Presiden Jokowi segera mengambil keputusan terkait Kapolri ini agar tidak menimbulkan polemik baru. "Saya kira dalam waktu sesingkat-singkatnya presiden harus ambil keputusan supaya tidak ada ketidakmenentuan, terutama dalam hal kinerja di kepolisian," katanya.
Hal yang berbeda dikatakan oleh Ketua DPR Setyo Novanto yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah mengkomunikasikan terkait PLT Kapolri. "Presiden telah menghubungi saya terkait Plt Kapolri, juga Pak Yusuf Kalla (wakil presiden)," kata Setyo Novanto di Istana Negara.
Ketua DPR ini menghargai keputusan presiden terkait pengangkatan Plt sebagai jalan terbaik dan menunggu proses selanjutnya. Dalam pemberitaan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wakapolri Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri menyusul penetapan tersangka calon Kapolri Budi Gunawan oleh KPK.
"Kami keluarkan dua Keppres. Pertama tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal Drs Sutarman sebagai Kapolri. Keppres yang kedua tentang penugasan Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab Kapolri," kata Joko Widodo saat konfernsi pers Jumat (16/1). (ant )
.


17.10 | 0 komentar | Read More

Aneh, Kenapa Baru Sekarang KPK Menetapkan Budi Gunawan Jadi Tersangka?

Written By Unknown on Minggu, 18 Januari 2015 | 17.10

JAKARTA (Berita) Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menetapkan status tersangka Komjen Pol. Budi Gunawan dinilai aneh. Pasalnya, keputusan tersebut dikeluarkan disaat yang bersangkutan mau menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman yang akan pensiun pada Oktober 2015 mendatang.

"Kenapa baru sakarang, dan kenapa hanya Budi Gunawan yang ditetapkan menjadi tersangka?" kata pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf saat dihubungi, Kamis (15/1).

Menurut Asep, kewenangan KPK itu inkonsistensi, dan sangat berbahaya. Bahkan dengan kewenangannya itu, KPK bisa menjegal siapapun yang tidak mereka sukai, dan melindungi yang mereka sukai. "Inkonsistensi sikap KPK inilah yang menurut saya membahayakan proses penegakan hukum di Indonesia," ujarnya.

Dia pun mencontohkan bagaimana KPK sama sekali tidak pernah menyentuh Ibas, Sekjen Partai Demokrat ? Padahal, sudah kerap disebut-sebut, bahkan didalam persidangan. Sebaliknya, calon Kapolri Budi Gunawan yang belum pernah sekali pun diperiksa, KPK langsung menetapkannya jadi tersangkaa," katanya.

Karena itu Asep mempertanyakan keputusan yang dikeluarkan oleh KPK tersebut. "Ada apa? Kalau seperti ini kan terlihat KPK lah yang menjadi penentu seseorang itu baik atau jahat. Ini jadi berbahaya," tambahnya.

Kalau memang Budi Gunawan memiliki rekening gendut, tambah dia, mengapa KPK tidak langsung menetapkannya jadi tersangka ketika kasusnya itu mencuat dan yang bersangkutan masih berpangkat Brigjen.

"Aneh kan. Kok baru ketika Budi Gunawan mau menjadi jendral mereka ributkan?Kan perwira polisi yang disebut sebut memiliki rekening gendut bukan hanya Budi Gunawan, tapi ada nama lainnya, mengapa mereka tidak ditetapkan juga menjadi tersangka. Apa harus menunggu mereka jadi calon kapolri, baru ditetapkan lagi jadi tersangka?" tanya Asep dengan nada heran. (aya)


17.10 | 0 komentar | Read More

Ketua DPD RI Pertanyakan Kebijakan Pembatasan LCC Ke Menhub

JAKARTA (Berita) Ketua DPD RI Irman Gusman kebijakan-kebijakan Kementerian Perhubungan (kemenhub) yang akan membatasi LCC (Low Cost Carrier), arena harga tiket pesawat mendapat pro dan kontra di masyarakat.

Menurut Irman, penentuan harga tiket pesawat harus dibenahi dengan baik. Pasalnya, jika kebijakan tersebut diteruskan akan naiknya harga tiket, sehingga masyarakat yang akan dirugikan.

Irman berharap, penenentuan kebijakan harga tiket juga mengutamakan pelayanan dan keselamatan penumpang, " Kami mengharapkan keselamatan penumpang diutamakan dan harga yang logis," ujar Ketua DPD RI Irman Gusman ,saat melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan, Kamis (15/1), di Jakarta.
Menjawab pertanyaan Ketua DPD RI itu, Menurut Jonan, menjelakan LCC tidak dikenal dalam bisnis penerbagan " Namun yang dilabel adalah kelas ekonomi.

Menurut Jonan pihaknya akan memberi batas 40 persen dari harga batas, sedangkan menteri sebelumnya menetapkan 50 % dari batas atas.

Pununtasan Pelanggar HAM

Pada sisi lain, saat melakukan pertemuan dengan Kontras, Ketua DPD RI Irman Gusman , didampingi Sekretaris Jenderal (Sesjen) DPD RI Prof. Sudarsono Hardjosoekarto, mengungkap bahwa DPD akan membentuk tim kerja untuk membahas laporan pelanggaran HAM yang masuk. Karenanya, DPD akan mendorong Presiden Joko Widodo – Yusuf Kalla untuk menuntaskan segala pelanggaran HAM berat yang terjadi di seluruh Indonesia. (aya)


17.10 | 0 komentar | Read More

Pengembangan Danau Toba Sebagai Kawasan Geopark, Sudah Diajukan UNESCO

JAKARTA (Berita) Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan tindak lanjut pengembangan Danau Toba sebagai kawasan Geopark, sudah diajukan ke UNESCO. Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan anggota Komite III, Senator dari daerah pemilihan Sumatra Utara, Prof. Dr H. Damayanti P Lubis, pada rapat DPD RI dengan Menteri Pariwisata, di Ruang DPD RI, Jakarta, Jumat (16/1)
Menanggapi jawaban Menteri Pariwisata itu, Damayanti mengatakan dukungannya. " Kita menunggu kebijakan Kemenpar bagaimana pengembangan Danau Toba sebagai kawasan Geopark ke depan" ungkap senator dari Sumatera Utara tersebut.

Sementara , Senator dari Jawa Timur, H. Emilia Contessa mengharapkan perhatian pemerintah dan Kementerian Pariwisata terkait pengembangan segitiga emas daerah Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso agar mendapat perhatian dan promosi dari pemerintah dan kemenpar.
" Saya mengarapkan Pemerintah mewujudkan kawasan segitiga emas, Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso sebagai objek pariwisata potensial di Provinsi Jawa Timur yang prospektif untuk dikembangkan sekaligus meningkatkan ekonomi lokal" tutur senator yang terkenal sebagai penyanyi dan seniman itu.

Dalam rapat tersebut Menteri Pariwisata juga memberikan presentasi terkait masa depan pariwisata daerah dan pengembangan SDM Pariwisata di sejumlah daerah yang dinilai masih lemah.
"Kita akan membuat perencanaan strategis terkait pengembangan pariwisata daerah beserta payung hukum yang mendukung pariwisata" ungkap Arief Yahya.

Manyangkut Rancangan Undang Udang (RUU) Ekonomi Kreatif dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Daerah, yang diusulkan Komite III DPD, sebagai tindak lanjut dari hasil sidang paripurna akan mulai dibahas bersama dengan Kementerian Pariwisata , di ruang gedung DPD RI, Jum'at (16/4).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengharapkan materi muatan yang akan di buat dalam RUU, setidaknya memuat hal-hal yang berkaitan dengan pengintegrasian semua kebijakan sektoral bagi terciptanya iklim yang sehat bagi tumbuh kembangnya ekonomi kreatif, berupa penyediaan sarana dan prasarana, dimana disyaratkan kondisi yang ideal bagi terpenuhinya hak dasar sebagaimana amanat pasal 28C ayat (1) UUD 1945 Perubahan Kedua.
" RUU kreatif akan dibahas oleh tim kita, dengan acuan kepentingan pariwisata nasional , sehingga semua daerah akan terus berkembang pariwisatanya" ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (aya)


17.10 | 0 komentar | Read More

Asaluddin Kadishutbun Agara

KUTACANE (Berita) : Bupati Kabupaten Aceh Tenggara (Agara),H Hasanuddin B secara resmi mengganti Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Aceh Tenggara,Ir Ishak Bukhari MM yang telah menjadi terpidana terkait kasus Bantuan social (Bansos) pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPluh) Agara tahun 2010.
Mutasi yang dilakukan ini merupakan yang pertama kali diawal tahun 2015,dan mutasi ini sangat berbeda tak seperti biasanya,sebab semua prosesnya dilaksanakan langsung di kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agara di Desa Purwodadi Kecamatan Badar Kutacane.
Jabatan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agara yang baru itu dipercayakan Bupati Agara kepada Asaluddin yang sebelumnya menjabat sebagai kabid penyuluhan di kantor BKPluh Agara.
Pengambilan sumpah janji dan jabatan secara langsung dilakukan oleh Bupati agara,turut hadir Wakil Bupati,H Ali Basrah,para muspida plus,wakil dan anggota DPRK Agara,para kepala SKPK dan pejabat terkait lainnya di lingkup Pemkab Aceh Tenggara.
Bupati Agara,H Hasanuddin B,dalam arahannya mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dan lumrah dilakukan dalam sebuah organisasi dan dibirokrasi pemerintahan,hendaknya mutasi yang dilaksanakan ini jangan dipolitisasi.
Dan kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agara yang baru dilantik agar dapat menjalakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu,Pajri Ketua Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GeBRaK) Aceh Tenggara,kepada,Berita Sabtu,(17/01),mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik itu diposisikan dijabatan barunya karena skill dan kemampuanya dan bukan karena unsur nepotisme atau kedekatan dengan oknum pejabat tinggi yang ada di pemkab Agara,ujar Pajri,seraya menyatakan,hendaknya Kadishutbun Agara yang baru dilantik itu dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana yang diharapkan. (jp/aie)


17.10 | 0 komentar | Read More

Eldin : Berikanlah Pelayanan Terbaik

eldin
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi Melakukan Penggutingan Pita Meresmikan RSU Maya Sari di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (17/1). ( beritasore/zili )

Medan ( Berita ) : Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan kini terus berupaya untuk meningkatkan derajat kesehatan. Berbagai program mulai dari pencegahan sampai pengobatan, terus dimaksimalkan demi meningkatkan derajat kesehatan warga. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Kota Medan sebagai kota yang sehat.
Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi ketika meresmikan gedung baru RSU Maya Sari di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (17/1). Melalui peresmian gedung baru ini, RSU Maya sari mampu mendukung upaya Pemko Medan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dijelaskan Wali Kota, saat ini tercatat sedikitnya ada 59 rumah sakit umum dan 19 rumah sakit khusus, baik swasta maupun pemerintah dan melayani masyarakat sampai saat ini. Ditambah lagi dengan kehadiran puskesmas-puskesmas pembantu pada kecamatan-kecamatan. Kehadiran rumah sakit dan puskesmas ini tentunya sebagai indicator bahwa Medan merupakan kota yang sehat.
Meski demikian kata Wali kota, ada juga rumah sakit yang yang minim fasilitas. Untuk itulah mantan Sekda Kota Medan berharap seluruh rumah sakit yang ada saat ini, terus berkembang dan membangun secara mandiri demi melayani masyarakat. Di samping itu lebih mengutamakan pelayanan, terutama kepada warga kurang mampu.
Atas dasar itulah Wali Kota menyambut baik dengan peresmian gedung baru RSU Maya Sari ini. Dia berharap kehadiran gedung baru ini akan memotivasi seluruh jajaran RSU Maya Sari agar semakin aktif dalam menunaikan peran dan tugasnya, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkannya.
"Saya juga berharap agar RSU Maya sari dapat menolong pasien yang kurang mampu melalui program-program jaminan kesehatan masyarakat. Di samping itu saya juga berpesan kepada pihak rumah sakit, supaya tidak membedakan –bedakan pasien dari kalangan manapun. Berikanlah pelayanan terbaik," kata Wali Kota.
Pada kesempatan itu Wali Kota juga menyampaikan, pihaknya juga akan membangun rumah sakit tipe C di kawasan Medan Utara. Rencana ini dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu di wilayah Medan Utara. Selain itu Pemko Medan telah membeli lahan di kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan untuk pembangunan Islamic Centre.
Selain Wali Kota, peresmian gedung baru ini turut dihadiri Dandim 0201/BS Letkol Kav Setiawan Aris Munandar, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Medan Dr Geeta, anggota DPRD Medan Surianto dan Drs Maruli Tua Tarigan, Kadis Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution, Ketua Yayasan RSU Maya Sari Drs H Mustiar MBA, Direktur RSU Maya Sari dr Kaherdi Andre, camat dan lurah sekecamatan Medan Marelan serta undangan lainnya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penggutingan pita yang dilakukan langsung Wali Kota. Setelah itu Wali Kota meninjau gedung baru, terutama ruang perawatan, ruang operasi serta ruang ICU. Kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dengan seluruh jajaran RSU Maya Sari.
Direktur RSU Maya Sari, Dr Kaherdi Andre mengatakan, rumah sakit yang dipimpinnya ini masuk kategori kelas C. Dengan usia seperempat abad, RSU Maya Sari kini memiliki gedung baru berlantai 5 yang dilengkapi dengan 150 tempat tidur. Rumah sakit ini juga memiliki ruang VIP, kelas I, Kelas II dan kelas III serta ruangan ICU. Di samping itu dilengkapi dengan ruang anak sehat, ruang bersalin, ruang pemulihan (recovery). Ditambah lagi dnegan ruang poli baik penyakit dalam, bidan kandungan, THT, mata dan paru.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat yang datang berobat kemari merasa puas. Untuk itulah selain memberikan pelayanan terbaik, kami juga berupaya membangun gedung dan fasilitas kesehatan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan. Itu sebabnya kami saat ini menjadi provider BPJS dan sejumlah stake holder lainnya," jelas Kaherdi. ( zili)


17.10 | 0 komentar | Read More

ISIS Sanjung Pembantai Charlie Hebdo

Written By Unknown on Jumat, 09 Januari 2015 | 17.10

Dubai ( Berita ) : Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyanjung dua pria bersenjata yang berada di balik pembunuhan di kantor pusat majalah Charlie Hebdo di Paris, Prancis, sebagai "mujahid pahlawan", kata Kelompok Intelijen SITE seperti dikutip Reuters.
SITE yang memonitor organisasi militan Islam di media mengatakan ISIS memuji kedua pria bersenjata dalam buletin audio harian yang disalurkan melalui Twitter dan forum jihad. "Kami memulai buletin kami dengan Prancis.
Para mujahid heroik membunuh 12 wartawan dan melukai sepuluh orang lainnya yang bekerjada pada majalah Prancis Charlie Hebdo, dan itu adalah bentuk dukungan bagi guru kita (Rasul) Mohammad, sallallahu alayhi wasallam," kata buletin audio itu.
Di Prancis, polisi bersenjata dan bertopeng dari unit terorisme menyisir desa-desa di sebelah timur laut Paris guna memburu dua bersaudara tersangka penyerangan Charlie Hebdo setelah majalah ini menerbitkan kartun Nabi Muhammad, selain juga sejumlah tokoh agama dan politik lainnya. Sepuluh wartawan dan dua polisi terbunuh dalam serangan itu. Serangan itu menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan di dunia Barat ( ant/trt )


17.10 | 0 komentar | Read More

Serangan Paris Ancaman Islamis Radikal

Damaskus ( Berita ) : Pemerintah Suriah mengatakan, Kamis, serangan mematikan terhadap sebuah majalah di Paris menunjukkan bahaya radikalisme Islamis yang diajarkan oleh kelompok-kelompok pemberontak yang bertempur pada perang saudara Suriah.

Sebuah pernyataan pemerintah menganggap "kebijakan-kebijakan Eropa yang berpandangan sempit" sebagai faktor terjadinya tragedi-tragedi seperti itu di Eropa serta pertumpahan darah di Suriah, lapor Reuters. Negara-negara Barat, termasuk Prancis, telah mendukung pemberontakan di Suriah terhadap Presiden Bashar al-Assad.
"Aksi teroris ini tanpa diragukan menjelaskan adanya bahaya yang ditimbulkan oleh meluasnya fenomena terorisme takfiri, yang mengancam stabilitas dan keamanan di seluruh dunia," kata pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Suriah itu.
Istilah "terorisme takfiri" itu mengacu pada kelompok-kelompok radikal Islamis Suni seperti al Qaeda dan Negara Islam, yang saat ini merupakan kelompok pemberontak paling kuat di Suriah setelah mereka menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak.
Dua belas orang tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh militan-militan Islamis, Rabu, di kantor tabloid mingguan Charlie Hebdo. Media mingguan Prancis itu dikenal kerap menyindir Islam dan agama-agama lain, juga mengejek para politisi dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Prancis selama ini mengambil sikap tegas menentang Assad sejak pemberontakan terhadap presiden Suriah itu meletus pada 2011. Pemberontakan yang terinspirasi oleh gerakan pemberontakan Arab Spring itu berubah menjadi perang saudara. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sudah sekitar 200.000 orang yang tewas dalam perang tersebut.
Prancis merupakan negara Barat pertama yang mengakui oposisi Suriah. Sama seperti Amerika Serikat, Prancis mengesampingkan Assad sebagai sekutu dalam perang melawan Negara Islam.
Pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia dan Iran, sebelumnya mengatakan siap untuk bergabung dalam upaya-upaya internasional menghadapi Negara Islam setelah koalisi pimpinan AS melancarkan serangan-serangan udara terhadap kelompok tersebut.

Assad tahun lalu mengatakan bahwa negara-negara yang mendukung terorisme akan mendapatkan akibatnya, yaitu dalam hal menghadapi risiko mendapat serangan-serangan Islamis di wilayah mereka sendiri.
"Dalam pandangan Suriah, apa yang terjadi (di Paris) ... akan mendukung pandangan yang mengatakan bahwa kita harus bermitra dengan pemerintah Suriah," kata Salem Zahran, seorang analis politik Lebanon yang dekat dengan pemerintah Suriah dan sekutu Lebanon Hisbullah.
Lawan-lawan nonpejihad pemerintah Suriah mengatakan pemerintah telah memusatkan daya tembaknya terhadap mereka, bukan Negara Islam, sehingga memberi ruang bagi para pegaris keras untuk berkembang.
"Peristiwa dan ancaman-ancaman yang mengincar lebih dari satu kota Eropa membenarkan sempitnya pandangan kebijakan Eropa serta tanggung jawab mereka terhadap kejadian-kejadian ini dan pertumpahan darah di Suriah," kata pernyataan Suriah, yang dikeluarkan oleh seorang pejabat kementerian luar negeri. (ant/rtr)


17.10 | 0 komentar | Read More

Din : Melahirkan Ulama Muda

Medan ( Berita ) : Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin bersama Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, meresmikan Gedung Pusat Pendidikan Tinggi Kader Ulama MUI Sumut, di Medan, Jumat [09/01]. Kehadiran pusat pendidikan yang dibangun berdampingan dengan kantor MUI Sumut tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk banyak melahirkan ulama muda Sumut untuk masyarakat.
Din mengatakan, mengusai semua ilmu aspek keislaman adalah merupakan suatu keharusan bagi seorang ulama, namun yang tidak kalah pentingnya adalah juga menguasai ilmu-ilmu lainnya seperti sosiologi dan antropologi.
Karena dengan menguasai sosiologi maupun antropologi, seorang ulama mampu membaca permasalahan yang terjadi di tengah-tengah umat, baik permasalahan yang berkaitan dengan ekonomi, politik maupun budaya.
Karena harus disadari bahwa pada era globalisasi ini, berbagai kemajuan serta tantangan juga terus dihadapi umat, terutama masuknya budaya-budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
Artinya, kehadiran ulama di tengah-tengah umat sangat dibutuhkan. Ulama diharapkan tidak hanya sekadar mampu membaca realitas kehidupan yang sering kali berubah seiring dengan perkembangan zaman, melainkan juga mampu mencermati dan meresponsnya.
"Terkait hal tersebut, tentunya kehadiran Pendidikan Tinggi Kader Ulama MUI Sumut ini adalah salah satu jawabannya. Karena tentunya dari sini akan lahir ulama yang tidak sekedar menguasai ilmu keIslaman, namun juga ilmu-ilmu lainnya," katanya.
Ia juga mengharapkan pusat pendidikan kader ulama MUI Sumut tersebut, dapat memperluas jangkauannya, yakni juga menerima kader-kader MUI dari provinsi lainnya, sehingga manfaat kehadiran lembaga tersebut dapat dirasakan lebih luas lagi.
"Demikian juga dengan fasilitas yang ada harus terus ditambah, seperti misalnya perpustakaan digital, sehingga dengan demikian akan semakin memudahkan para peserta didik untuk mendapatkan sumber-sumber ilmu lainnya," katanya.
Sementara Gubernur Gatot Pujo Nugroho mengatakan kehadiran pusat pendidikan kader ulama merupakan hal yang sangat penting dan monumental karena menjadikan impian menjadi kenyataan.
Impian menjadi kenyataan yang dimaksud adalah bahwa pembangunan gedung tersebut merupakan impian masyarakat untuk memiliki sebuah pusat pendidikan khusus bagi para ulama yang cukup representatif. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Kapal Tiongkok Masuki Sektor Pencarian QZ8501

Jakarta ( Berita ) : Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya F. Henry Bambang Soelistyo mengatakan satu kapal SAR Tiongkok diperkirakan memasuki sektor pencarian pesawat AirAsia QZ8501 untuk membantu pencarian jenazah dan bagian-bagian pesawat, terutama kotak hitam. "Satu kapal SAR Tiongkok diharapkan jam 05.00 sore nanti akan memasuki "mission area" dan sedang kita upayakan untuk mendapatkan sektor pencarian," kata dia di Jakarta, Jumat.
Kedatangan kapal Tiongkok itu akan memperkuat armada pencarian pesawat AirAsia setelah dua kapal Jepang meninggalkan area pencarian. "Siang ini dua kapal Jepang sudah meninggalkan "mission area" menuju Filipina," ujar dia.
Bambang Soelistyo mengatakan, penarikan dua kapal Jepang itu tentunya dengan analisis dan evaluasi agar kekuatan yang ada tidak berlebihan. "Mereka bukan tidak mau membantu lagi, tapi kita menghitung antara efektivitas dan kondisi di lapangan dan nanti pelan-pekan akan berkurang," tambah dia. Dua kapal Jepang JS Onami dan JS Takanami dari Divisi Keenam Pasukan Bela Diri Laut Jepang (JMSDF) berada di Selat Karimata sejak Sabtu (3/1). (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

20 Penyelam Profesional Buru Kotak Hitam

Basarnas
Sejumlah anggota tim penyelam Basarnas mendapat pengarahan tentang perkiraan letak Blackbox di pesawat Boeing 737 milik TNI AU di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Jum'at (9/1). Pengarahan tersebut bertujuan agar para penyelam dapat memperkirakan letak dan cara mengeluarkan blackbox dari ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang posisinya masih ada di dasar laut. (ant/Suryanto )

Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ( Berita ) : Badan SAR Nasional melibatkan pula 20 penyelam profesional untuk mencari dan mengangkat kotak hitam serta korban penumpang AirAsia QZ8501 yang masih di dalam laut.
Para penyelam ini dibagi ke dalam dua kelompok, dengan 10 penyelam dari tim pertama seluruhnya berasal dari Jakarta, sedangkan sepuluh penyelam lainnya berasal dari Lombok dan Kalimantan, kata komandan Regu I Indonesia Diver Ebram Harimurti di Pangkalan Udara Iskandar Pangkalan Bun, Jumat [09/01].
"Kami akan bekerja selama satu minggu, minimal dalam sehari kami akan berupaya menyelam setidaknya empat kali ke titik ekor ataupun badan pesawat yang sudah dipastikan Basarnas," kata Ebram.
Ke-20 penyelam ini adalah instruktur penyelaman dan telah berpengalaman menyelam pada berbagai bencana banjir dan kapal tenggelam di Indonesia.
Ebram mengatakan penyelamatan untuk mengangkat barang-barang dan jenazah adalah langkah pertama. Untuk soal ini, tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan TNI AL memberi mereka pengarahan terlebih dahulu.
"Kami juga sudah melakukan simulasi di pesawat sejenis AirAsia. Pesawatnya kan buatan Airbus, jadi kami ditunjukkan letak black box dan cara mengangkat jenazah yang masih terjebak di badan pesawat. Kami siap aksi," kata pria yang telah 20 tahun berpengalaman menyelam ini.
Dia mengatakan Basarnas telah mendeteksi benda kemungkinan badan pesawat yang di dalamnya banyak penumpang AirAsia. 10 penyelam dari tim pertama akan langsung menyelama guna memastikan hasil deteksi itu. Namun dia belum mengetahui pasti kapal yang akan membawa ke-20 penyelam profesional itu.
"Informasinya, kami akan ke KRI Banda Aceh, tapi belum tahu apakah ada perubahan. Intinya kami akan bekerja selama tujuh hari dan mengenai operasional ditanggung Basarnas," demikian Ebram. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Dua Oknum Polisi Terlibat Merampok Terancam Dipecat

Written By Unknown on Selasa, 06 Januari 2015 | 17.10

Medan ( Berita ) : Dua oknum anggota Polisi berinisial CS dan TP berpangkat Brigadir yang bertugas di Polsek Patumbak terancam dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena terlibat merampok korban Susyanto (39), warga Jalan Gaperta Medan.
"Kedua tersangka itu diamankan personel Reskrim Polresta Medan usai menjalankan aksinya di rumah korban," kata Kasi Propam Polresta Medan AKP Iskandar ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Senin [05/01].
Perampokan terhadap korban Susyanto, menurut dia, terjadi pada malam Tahun Baru, Kamis (1/1) sekira pukul 02.30 WIB. "Kedua tersangka tersebut tercatat sebagai anggota polisi, dan masih terus diperiksa SI Propam Polresta Medan," ujar AKP Iskandar.
Dia menyebutkan salah seorang dari tiga tersangka lainnya berinisial HS mantan anggota Polri berpangkat terakhir Bripda dipecat dari kesatuannya saat bertugas di Pamobvit Polda Sumut karena terlibat kasus curanmor.
Ketiga tersangka itu masih menjalani proses hukum di Satuan Reskrim Polresta Medan karena terlibat perampokan dan penembakan terhadap korban Susyanto.
Iskandar menjelaskan kedua tersangka oknum polisi yang masih aktif bertugas, akan menjalani sidang kode etik setelah mendapat putusan hukum dari proses peradilan umum.
Jika pihak pengadilan sudah memutuskan hukuman pidana terhadap kedua tersangka, maka keduanya akan dijatuhi hukuman yang sesuai dengan tuntutan tersebut pada proses peradilan kode etik.
"Hukumannya beragam sesuai putusan di peradilan umum, bisa berupa mutasi, dan hingga dilakukan PDTH, jika hukuman mencapai 7 tahun " kata Kasi Propam Polresta Medan.
Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram Istanto mengatakan akibat perbuatannya para tersangka dijerat pasal 365 (perampokan) dan pasal 368 (pemerasan) KUH Pidana. "Tersangka dijerat pasal perampokan dan pemerasan, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara." ujar Kompol Wahyu. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More

Menkeu: Defisit Anggaran 2015 Ditekan Dua Persen

Jakarta ( Berita ) : Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan defisit RAPBN Perubahan 2015 akan ditekan hingga di bawah dua persen dari PDB atau lebih rendah dari target defisit pada 2014.
"Defisit anggaran 2015, maksimum dua persen. Jadi, otomatis bukan hanya penerbitan surat berharga negara yang nantinya akan terpengaruh, namun secara keseluruhan untuk struktur utang pemerintah," katanya di Jakarta, Senin [05/01].
Ia menjelaskan evaluasi akan dilakukan terhadap manajemen utang, terutama terkait rencana penerbitan obligasi maupun pinjaman dari lembaga multilateral, serta kemungkinan pemanfaatan sumber pembiayaan dari dalam negeri.
Pembenahan struktur pembiayaan ini, lanjut dia, dilakukan dalam menyikapi kondisi pemulihan perekonomian di Amerika Serikat, yang berarti The Fed segera menyesuaikan suku bunga acuan paling lambat pada akhir 2015.
"Tingkat bunga naik diperkirakan 100 basis poin pada akhir 2015. Konsekuensinya, saya ingin mengurangi defisit untuk mengatasi ketidakpastian. Pembiayaan yang besar nantinya berasal dari domestik, tidak lagi asing, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya 'sudden reversal'," kata Bambang.
Dengan pemanfaatan sumber pembiayaan domestik melalui penerbitan instrumen yang bisa mendukung peningkatan jumlah investor pasar finansial, lanjut dia, maka kondisi pasar keuangan tidak rentan terhadap berbagai tekanan eksternal.
Data Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit anggaran periode 1 Januari-31 Desember 2014 telah mencapai Rp227,4 triliun atau 2,26 persen dari PDB yang sedikit lebih rendah dari target APBN Perubahan.
Defisit anggaran yang berada di bawah target tersebut disebabkan kelebihan pembiayaan anggaran dari penerbitan surat berharga negara serta penerimaan perpajakan pada 2014 yang tidak optimal.
Secara keseluruhan, defisit anggaran tahun 2014 berasal dari realisasi pendapatan negara Rp1.537,2 triliun atau 94 persen dari target Rp1.635,4 triliun dan belanja negara Rp1.764,6 triliun atau 94 persen dari pagu Rp1.876,9 triliun.
Realisasi Defisit Anggaran Capai Rp227,4 Triliun
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan realisasi defisit anggaran yang tercatat hingga 31 Desember lalu mencapai Rp227,4 triliun atau 2,26 persen dari PDB, sedikit lebih rendah daripada target yang tercantum dalam APBN-Perubahan 2014.
"Defisit anggaran di bawah batas target 2,4 persen, dan menyebabkan silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) sebesar Rp19 triliun," katanya dalam jumpa pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-Perubahan 2014 di Jakarta, Senin.
Bambang menjelaskan bahwa defisit anggaran yang berada di bawah target ini, disebabkan karena adanya kelebihan pembiayaan anggaran dari penerbitan surat berharga negara meskipun penerimaan perpajakan tidak mencapai optimalisasi.
"Terjadi kelebihan pembiayaan dalam negeri hingga 102,7 persen sehingga defisit masih bisa sedikit ke bawah. Akan tetapi, ini belum final karena masih bisa berubah sampai pertengahan Januari. Realisasi final masih menunggu hasil LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat)," ujarnya.
Defisit anggaran yang mencapai Rp227,4 triliun atau 2,26 persen dari PDB berasal dari realisasi pendapatan negara yang mencapai Rp1.537,2 triliun atau 94 persen dari target Rp1.635,4 triliun dan belanja negara sebesar Rp1.764,6 triliun atau 94 persen dari pagu Rp1.876,9 triliun.
Dari realisasi pendapatan negara, penerimaan perpajakan mencapai Rp1.143,3 triliun atau 91,7 persen dari target Rp1.246,1 triliun dan penerimaan negara bukan pajak yang mencapai Rp390,7 triliun atau 101 persen dari target Rp386,9 triliun.
"Pencapaian penerimaan perpajakan dipengaruhi melambatnya pertumbuhan pada sektor industri pengolahan dan sektor pertambangan, perlemahan impor dan penurunan harga sawit (CPO) di pasar internasional," ujar Bambang.
Bambang mengatakan bahwa pemerintah mengupayakan adanya tambahan penerimaan, terutama dari pajak nonmigas yang belum tercatat dalam realisasi, agar mampu mendekati target Rp988,5 triliun meskipun realisasi baru mencapai Rp894,5 triliun atau 90,5 persen.
"Pajak nonmigas akan diupayakan mendekati Rp900 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memang mengalami 'shortage' karena terjadi kenaikan restitusi pajak yang luar biasa, terjadi di hampir seluruh kantor wilayah Ditjen Pajak," katanya.
Dari realisasi belanja negara, kata dia, penyerapan belanja pemerintah mencapai Rp1.190,8 triliun atau 93 persen dari pagu Rp1.280,4 triliun dan transfer ke daerah telah mencapai Rp573,8 triliun atau 96,2 persen dari pagu Rp596,5 triliun.
"Penyerapan belanja pemerintah pusat dipengaruhi upaya peningkatan efisiensi belanja kementerian negara atau lembaga, termasuk penghematan perjalanan dinas dan paket rapat akhir tahun 2013 serta pengendalian belanja non kementerian negara atau lembaga," jelas Bambang.
Realisasi belanja subsidi energi untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir belum melebihi pagu, untuk subsidi BBM baru mencapai Rp240 triliun atau 97,4 persen dari pagu Rp246,5 triliun, dan subsidi listrik Rp101,8 triliun atau 98,1 persen dari pagu Rp103,8 triliun.
"Kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi pada bulan November 2014 ternyata dapat mengendalikan realisasi subsidi BBM sehingga tidak melebihi pagu subsidi energi yang telah ditetapkan pemerintah dalam APBN-Perubahan 2014," katanya.
Sementara itu, realisasi pembiayaan mampu melebihi target dan membantu menekan defisit anggaran dalam APBN-Perubahan 2014, yaitu telah mencapai Rp246,4 triliun atau 102 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp241,5 triliun. (ant )


17.10 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger